NasDem Sumut Kritik Gubsu Bobby soal WO dari Paripurna LPJ APBD 2025

NasDem Sumut Kritik Gubsu Bobby soal WO dari Paripurna LPJ APBD 2025

Nizar Aldi - detikSumut
Rabu, 29 Jul 2026 17:21 WIB
Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar
Foto: Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar (Dok. NasDem Sumut)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution walk out dari rapat paripurna di Kantor DPRD Sumut dengan agenda penandatanganan LPJ APBD 2025. Partai NasDem Sumut mengkritik sikap Bobby tersebut.

Kritik dari NasDem disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony viral di media sosial. Politikus NasDem itu menilai sikap Bobby itu merupakan gambaran arogan dan meminta sikap itu dihentikan.

"Itu pandangan partai dan saya sebagai Wakil Ketua Partai NasDem Sumut yang juga pimpinan DPRD tentu menyampaikan pandangan partai, dan besok di paripurna akan ada pandangan fraksi terkait hal yang sama," ucap Ricky, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar membenarkan pernyataan Ricky. Iskandar mengatakan jika kritikan itu merupakan sikap resmi dari NasDem Sumut.

"Ya, pernyataan Wakil DPRD Ricky Anthony merupakan sikap resmi Partai NasDem Sumatera Utara," kata Iskandar saat dihubungi.

ADVERTISEMENT

Iskandar juga menyayangkan sikap walk out saat paripurna karena tidak menghargai legislatif. Padahal, kaat Iskandar, legislatif dan eksekutif merupakan lembaga yang setara.

"DPW Partai Nasdem Sumatera Utara menyayangkan walk out nya Bobby Nasution saat rapat paripurna karena dinilai tidak menghargai lembaga legislatif, karena lembaga eksekutif dan lembaga legislatif adalah lembaga yang setara, ini sikap resmi Partai Nasdem," ucapnya.

Ricky sendiri belum merespons saat ditanya soal pernyataannya itu. Ricky tidak merespons pesan maupun telepon saat dihubungi.

Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution walk out dari rapat paripurna di Kantor DPRD Sumut soal penandatanganan bersama LPJ APBD 2025, Selasa (21/7). Bobby kemudian buka suara soal keluar dari paripurna.

"Itu masalah kuorum katanya, kan dibahas lagi, itukan rapat jadwalnya jam 9 sudah dimulai walaupun ngaret karena masalah kourum atau tidak kourum, tapi kan rangkaian paripurna sudah selesai, di akhir malah dipertanyakan diperdebatkan sesama anggota DPRD," kata Bobby Nasution di Medan, Sabtu (25/7/2026).

Bobby mengaku mendapat laporan jika fraksi yang mempersoalkan kuorum malah paling sedikit hadir. Anggota DPRD yang interupsi merupakan dari Fraksi PDIP.

"Yang nanyakan kuorum atau tidak kuorum itu kalau tidak salah fraksinya justru yang paling sedikit hadir disampaikan ke saya, saya tidak atau benar atau tidak karena bukan saya megang absennya," ucapnya.

Sehingga Bobby mengaku keluar karena menilai persoalan itu merupakan masalah internal DPRD Sumut. Termasuk adanya rapat dengar pendapat (RDP) di jam yang sama.

"Saya rasa itukan antara mereka, antara anggota DPRD sama anggota DPRD, mereka bilang ada rapat di jam yang bersamaan, itukan urusan DPRD bukan urusan kami dari eksekutif, jadi saya rasa karena ada kegiatan yang lain, kami tinggalkan lokasi," ujarnya.

Bobby menjelaskan mengajak OPD karena bagian dari eksekutif. Bobby mengaku tidak enak jika menguping perdebatan internal DPRD.

"Kan OPD bukan bagian dari legislatif, kami kan hadir di sana kan jelas yang punya kegiatan kan DPRD penandatanganan bersama, kami kan di sana sebagai eksekutif, undangan, kalau yang ribut internal mereka masa kami eksekutif nguping, kan nggak mungkin," tuturnya.



(niz/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads