Sapi Peternak di Inhil Diterkam Harimau, Sekolah Diliburkan

Riau

Sapi Peternak di Inhil Diterkam Harimau, Sekolah Diliburkan

Raja Adil Siregar - detikSumut
Senin, 27 Jul 2026 18:39 WIB
Jejak harimau di Indragiri Hilir, Riau.
Foto: Jejak kaki harimau sumatera di Indragiri Hilir, Riau. (dok. Istimewa)
Indragiri Hilir -

Ternak sapi warga di Indragiri Hilir, Riau, diduga hilang diterkam harimau. Akibat kemunculan satwa buas itu sekolah di daerah itu diliburkan sementara.

Kemunculan harimau sumatera itu terlihat dari sejumlah video yang beredar diterima detikSumut. Dalam video terlihat peternak merekam aktivitas sapi yang dilepas liar di area kebun dipenuhi pohon sagu.

Terlihat seekor sapi mengalami luka pada bagian kaki belakang sebelah kiri akibat diterkam. Sementara jejak harimau terlihat di sejumlah titik mengarah ke hutan lebat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Pulau Burung, Iptu Danu Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Lokasinya berada di Desa Sungai Danai, Pulau Burung.

"Kejadian di SungaiDanai beberapa hari lalu. Jadi masyarakat sadar ada jejak diduga harimau di sana, ini masih diduga karena ada ternak hilang dan diterkam," kata Danu, Senin (27/7/2026).

ADVERTISEMENT

Danu yang menerima laporan dari warga langsung berkoordinasi dengan instansi terkait. Termasuk Dinas Pendidikan dan Balai BKSDA Riau.

Tak hanya itu saja, personel kepolisian dari Polsek Pulau Burung juga telah datang ke lokasi. Tim berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk entisipasi insiden tak terduga.

"Kami sudah ketemu dengan pihak desa di sana. Tentu menyampaikan imbauan agar hati-hati saat beraktivitas, termasuk kami pantau situasi setelah kejadian," kata Danu.

Terbaru, Dinas Pendidikan Indragiri Hilir juga mengambil langkah meliburkan anak-anak sekolah. Kebijakan itu dilakukan agar tidak ada korban.

Kebijakan itu berlaku untuk guru, tenaga pendidik dan seluruh murid. Selanjutnya anak-anak sekolah diberikan tugas untuk dikerjakan di rumah sejak hari ini hingga waktu yang belum ditentukan.

"Sekolah juga diliburkan terhitung sejak hari ini. Kami dapat informasi berdasarkan surat dari Dinas Pendidikan setelah dapat laporan dari pihak desa," kata Kapolsek.



(ras/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads