5 Hal soal Prajurit Siswa TNI di Siantar Tewas Tergantung di Pohon

5 Hal soal Prajurit Siswa TNI di Siantar Tewas Tergantung di Pohon

Finta Rahyuni - detikSumut
Sabtu, 25 Jul 2026 11:31 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi. (Foto: Dok.Detikcom).
Siantar -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) inisial GG ditemukan tewas tergantung di pohon yang berada di belakang markas Rindam I/Bukit Barisan Kota Pematangsiantar. Penemuan jasad korban ini membuat heboh.

TNI kemudian melakukan investigasi terkait kematian korban ini. Berikut detikSumut rangkum 5 hal terkait kejadian ini:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tergantung di Pohon

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy mengatakan korban ditemukan tergantung di salah satu pohon yang berada di belakang markas TNI itu. Saat dicek, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

"(Ditemukan) di salah satu pohon yang berada di belakang secata Rindam I/BB," kata Sandy saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (24/7/2026).

2. Tak Hadir Senam Pagi

Sandy mengatakan jasad koran ditemukan pada Senin (20/7) sekira pukul 10.25 WIB. Sebelumnya, korban sempat tak hadir dalam kegiatan senam pagi.

"Pada Senin, 20 Juli 2026 sekira pukul 04.00 WIB yang bersangkutan diketahui tidak hadir pada kegiatan rutin senam pagi," jelas Sandy.

Pihak TNI pun mengecek dan mencari keberadasan korban ke lingkungan Secata Rindam I/BB. Belakangan, korban ditemukan telah tergantung di pohon.

3. Korban Diautopsi

Sandy menyebut jasad korban kemuian dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk diautopsi. Dia menyebut autopsi itu sudah atas persetujuan pihak keluarga. Hasil autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Hasil autopsi dari Tim forensik RSUD Pematangsiantar menyatakan bahwa almarhum meninggal karena gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," jelasnya.

Usai diautopsi, jasad korban dibawa ke kampung halaman di Nias Barat, Selasa (21/7).

4. Diduga Bunuh Diri

Sandy meminta tidak ada pihak yang berspekulasi terkait kematian korban ini. Sebab, kata Sandy, korban meninggal dunia karena diduga bunuh diri.

"Tim investigasi menyebutkan bahwa penyebab meninggalnya adalah bunuh diri. Kodam I/Bukit Barisan mengajak seluruh pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya siswa itu. Dari pihak keluarga sudah mengetahui dan menerimanya serta mengizinkan untuk dilaksanakan autopsi," sebut Sandy.

5. TNI Dalami Motif

TNI kini tengah mendalami motif korban nekat melakukan bunuh diri.

"Terkait penyebab atau motivasi almarhum mengakhiri hidupnya masih didalami oleh tim investigasi. Selain itu, dari hasil penyelidikan disebutkan bahwa almarhum merupakan orang yang pendiam," kata Sandy.



(fnr/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads