TNI Dalami Motif Siswa Secata di Siantar Tewas Gantung Diri di Pohon

TNI Dalami Motif Siswa Secata di Siantar Tewas Gantung Diri di Pohon

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 24 Jul 2026 18:17 WIB
Ilustrasi
Foto: Dok.Detikcom
Siantar -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang prajurit siswa TNI atau siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) di Rindam I/Bukit Barisan Kota Pematangsiantar inisial GG tewas diduga gantung diri di pohon belakang markas Rindam itu. TNI kini tengah mendalami motif korban bunuh diri.

"Terkait penyebab atau motivasi almarhum mengakhiri hidupnya masih didalami oleh tim investigasi. Selain itu, dari hasil penyelidikan disebutkan bahwa almarhum merupakan orang yang pendiam," kata Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandy mengatakan jasad korban ditemukan pada Senin (20/7) sekira pukul 10.25 WIB. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat tak hadir kegiatan rutin senam pagi sekira pukul 04.00 WIB.

Usai korban tak hadir, pihak TNI pun mengecek dan mencari korban ke lingkungan Secata Rindam I/BB. Lalu, pada pukul 10.25 WIB, korban ditemukan tewas tergantung di pohon itu.

ADVERTISEMENT

Sandy menyebut jasad korban telah diautopsi di RSUD Djasamen Saragih. Hasil autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Hasil autopsi dari Tim forensik RSUD Pematangsiantar menyatakan bahwa almarhum meninggal karena gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," jelasnya.

Sandy meminta tidak ada pihak yang berspekulasi terkait kematian korban ini. Sebab, kata Sandy, korban meninggal dunia karena bunuh diri.

"Tim investigasi menyebutkan bahwa penyebab meninggalnya adalah bunuh diri. Kodam I/Bukit Barisan mengajak seluruh pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya siswa itu. Dari pihak keluarga sudah mengetahui dan menerimanya serta mengizinkan untuk dilaksanakan autopsi," sebut Sandy.

Usai diautopsi, jasad korban dibawa ke kampung halaman di Nias Barat, Selasa (21/7). Kodam I/BB menyampaikan duka cita atas kematian korban itu.



(fnr/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads