NasDem Nilai Gubsu Bobby WO dari Paripurna Sebagai Bentuk Protes

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 24 Jul 2026 11:58 WIB
Foto: Anggota Fraksi NasDem DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu. (dok. Instagram Defri Noval Pasaribu)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution walk out (WO) dari rapat paripurna di Kantor DPRD Sumut agenda persetujuan laporan pertanggungjawaban APBD 2025. Anggota DPRD Sumut dari Fraksi NasDem Defri Noval Pasaribu menduga jika Bobby WO sebagai bentuk protes.

"Apa yang terjadi itu sebenarnya merupakan bentuk protes mungkin ya dari gubernur terhadap situasi rapat, kemudian cara pembahasan dalam rapat yang berlangsung," kata Defri Noval Pasaribu saat dihubungi, Jumat (24/7/2026).

Defri menjelaskan soal aturan kehadiran 2/3 anggota DPRD dalam pengambilan keputusan APBD, Perda, maupun pemberhentian pimpinan. Menurutnya, tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan soal kuorum saat paripurna tersebut.

"Berdasarkan kehadiran fisik dan/atau tanda tangan daftar hadir, artinya sudah jelas sebenarnya kalau secara fisik memenuhi itu lanjut, dan/atau tanda tangan daftar hadir, artinya absensi itu juga bisa menjadi pedoman untuk menyatakan kuorum atau tidaknya rapat paripurna dalam penandatanganan keputusan bersama antara gubernur dan DPRD, kalau saya melihat tidak ada lagi yang perlu dipertanyakan atau diperdebatkan kuorum atau tidaknya, karena secara absensi itu 69 orang," jelasnya.

Ketua Gerakan Pemuda NasDem Sumut ini juga menilai perdebatan tidak produktif harusnya dihindari di paripurna. Ia mengajak agar dialog maupun perdebatan menyasar kepada kepentingan masyarakat seperti pembangunan maupun lainnya.

"Sehingga perdebatan-perdebatan yang mungkin tidak produktif itu sebaiknya jangan dijadikan arena konflik dalam paripurna, sehingga tidak menghasilkan sesuatu yang tidak produktif. Saya pikir baik bagaimana kita bisa berdiskusi, berdialog, bahkan sampai berdebat sekalipun terhadap persoalan-persoalan yang mendasar yang lebih menyasar kepada kepentingan masyarakat," ujarnya.

Menanggapi soal tudingan PDIP terkait sinyal perpecahan koalisi, Defri menilai tidak ada perpecahan di internal koalisi partai pendukung Bobby-Surya. Partai disebut masih konsisten mengawal Pemprov Sumut dengan memberikan saran maupun kritik sebagai bentuk dukungan perbaikan.

"Dalam kacamata saya nggak ada itu (koalisi pecah), koalisi partai pengusung gubernur hari ini masih memperlihatkan konsistensinya untuk memperlihatkan mendukung, mengawal pemerintah provinsi Sumatera Utara. Kalau kritik dan saran yang diberikan itu kan sebenarnya bagian dari dukungan untuk perbaikan-perbaikan, jangan kita menanggapi kritik atau saran yang disampaikan itu merupakan bentuk perpecahan dalam koalisi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution walk out dari rapat paripurna di Kantor DPRD Sumut kemarin. Bobby juga meminta agar organisasi perangkat daerah (OPD) keluar juga saat itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rapat paripurna itu dilaksanakan, Selasa (21/7). Paripurna itu memiliki agenda pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap LPJ APBD Sumut 2025 dan pengambilan keputusan bersama antara DPRD dengan Gubsu.



Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"


(niz/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork