Disdik Tanjungbalai Limpahkan Dugaan Pelecehan Seksual Guru ASN ke Inspektorat

Disdik Tanjungbalai Limpahkan Dugaan Pelecehan Seksual Guru ASN ke Inspektorat

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Jumat, 24 Jul 2026 06:29 WIB
Suasana saat warga geruduk rumah Asn di tanjung balai (dok. Tangkapan layar)
Foto: Suasana saat warga geruduk rumah Asn di Tanjung Balai (dok. Tangkapan layar media sosial)
Tanjungbalai -

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, melimpahkan penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan seorang guru aparatur sipil negara (ASN) beserta suaminya. Kasus itu kini ditangani Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kota Tanjungbalai.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Bukhori Ginting Suka, mengatakan pihaknya telah berupaya memediasi para pihak. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga belum ada keputusan terkait status guru yang bersangkutan.

"Sampai saat ini kami belum dapat menyimpulkan bagaimana sikap yang akan kami ambil terhadap guru tersebut," kata Bukhori, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena belum ditemukan titik terang, penanganan perkara tersebut pihaknya melimpahkannya kepada BKPSDM dan Inspektorat Kota Tanjungbalai agar terang benderang.

"Selanjutnya kami melimpahkan penanganannya kepada Inspektorat. Saat ini prosesnya masih berjalan dan nanti akan diputuskan bagaimana perlakuan terhadap guru tersebut," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, Disdik belum dapat menjatuhkan sanksi terhadap guru ASN tersebut. Sebab, yang bersangkutan membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Selain itu, perkara tersebut juga masih ditangani aparat penegak hukum.

"Guru kami tidak mengakui tuduhan tersebut sehingga kami belum dapat menyimpulkan bagaimana keadaan yang sebenarnya. Apalagi, permasalahan ini sedang ditangani oleh aparat penegak hukum," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan pelecehan seksual itu menjadi sorotan publik setelah rumah guru ASN yang diduga terlibat sempat didatangi warga. Perkara tersebut juga telah dilaporkan ke kepolisian dan hingga kini masih dalam proses penanganan.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads