Bantu Sesama Mahasiswa, BEM Unri dan Alumni Salurkan Bantuan UMKM-Sepeda

Riau

Bantu Sesama Mahasiswa, BEM Unri dan Alumni Salurkan Bantuan UMKM-Sepeda

Raja Adil Siregar - detikSumut
Kamis, 23 Jul 2026 05:01 WIB
Foto: Dok pembagian bantuan kepada mahasiswa Unri (Dok Ist)
Dok pembagian bantuan kepada mahasiswa Unri (Dok Istimewa
Pekanbaru -

Kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan Ikatan Alumni Universitas Riau (Unri) akhirnya membuahkan hasil. Bantuan tunai, UMKM hingga alat transportasi menuju kampus disalurkan ke mahasiswa penerima manfaat.

Ketua BEM Universitas Riau, Muhammad Azhari mengungkap bantuan pertama diberikan berupa modal usaha kepada tujuh mahasiswa yang lolos seleksi. Bantuan itu disalurkan dalam mendukung usaha yang dikelola langsung mahasiswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama kami berikan modal usaha kepada tujuh mahasiswa yang telah mendaftar dan terpilih setelah mengikuti serangkaian seleksi. Ini sebagai dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM mahasiswa," kata Azhari, Rabu (22/7/2026).

Selanjutnya bantuan tunai yang diberikan langsung kepada 30 mahasiswa. Bantuan ini diberikan khusus kepada mahasiswa aktif yang butuh dorongan biaya dan kebutuhan selama menempuh pendidikan.

ADVERTISEMENT

"Terakhir ada kami serahkan 20 unit sepeda untuk mahasiswa. Ini juga sebagai sarana mobilitas agar dapat meringankan beban dan bisa digunakan juga untuk perjalanan ke kampus," kata Azhari.

Tak sendiri, Azhari menyebut bantuan yang didapat merupakan dukungan dari sejumlah pihak lewat program gagasan pengurus periode 2025-2026. Salah satunya dukungan dari alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Riau.

"BEM Universitas Riau akan selalu hadir dan bergerak memastikan tidak ada mahasiswa terhambat menempuh pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Mungkin kita belum bisa membantu semuanya, tapi setidaknya dapat meringankan penerima manfaat," kata Azhari.

Program yang digagas sejak awal pengurus dilantik ini tak terlepas dari masukan dan aspirasi mahasiswa. Program yang awalnya dianggap mustahil untuk dilaksanakan, kini sukses dan sudah bisa dinikmati penerima manfaat.



(ras/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads