Pemkot Medan Pastikan Bakal Perkuat Layanan-Pendampingan Kesehatan Anak

Pemkot Medan Pastikan Bakal Perkuat Layanan-Pendampingan Kesehatan Anak

Dea Duta Aulia - detikSumut
Rabu, 22 Jul 2026 21:53 WIB
Pemkot Medan
Foto: Pemkot Medan
Jakarta -

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak di Kota Medan yang luput dari perhatian. Kepedulian itu ditunjukkan dengan mengunjungi sejumlah anak yang mengalami kondisi kesehatan khusus di Lingkungan 3, 5, 7, dan 14, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.

Dalam kunjungan tersebut, Senin (20/7/2026), Zakiyuddin didampingi sang istri, Titin Martinijal Harahap. Keduanya menyapa langsung anak-anak beserta keluarganya, mendengarkan keluhan yang mereka hadapi, sekaligus memberikan dukungan moral agar tetap semangat menjalani kehidupan.

Di lokasi, Zakiyuddin mendapati sejumlah anak hidup dengan berbagai persoalan kesehatan. Ada yang menderita tuberkulosis (TBC), epilepsi, infeksi saluran kemih, hingga penyandang disabilitas. Kondisi tersebut menurutnya menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama oleh pemerintah dan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, saya melihat anak-anak kita ada yang mengalami infeksi saluran kemih, ada yang TBC, ada yang epilepsi dan ada yang disabilitas. Untuk anak-anak kita di Hari Anak Nasional ini, kita akan berusaha memberikan gizi yang terbaik. Kasihan kita melihat anak-anak kita ini. Ini kota besar, kita sangat kaya, tidak pantas rasanya masih ada anak-anak kita yang hidup dalam kondisi seperti ini," ujar Zakiyuddin dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Sebagai bentuk kepedulian pribadi, Zakiyuddin bersama Titin Martinijal Harahap juga menyerahkan bantuan berupa popok, susu, serta berbagai makanan bergizi kepada anak-anak yang dikunjungi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka sekaligus meringankan beban keluarga.

ADVERTISEMENT

Menurut Zakiyuddin, perhatian terhadap anak-anak tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Pemerintah harus memastikan mereka memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai, pendampingan yang berkelanjutan, serta akses terhadap gizi yang baik agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan akan terus berupaya memperkuat layanan kesehatan bagi anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu maupun yang memiliki kebutuhan khusus.

"Pemerintah bersama masyarakat harus sama-sama melakukan pengecekan kesehatan, memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga, serta memastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," katanya.

Zakiyuddin mengatakan setiap anak memiliki hak yang sama untuk hidup sehat, memperoleh pendidikan yang layak, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Dia mengingatkan bahwa tidak semua anak lahir dengan kondisi kehidupan yang sama. Ada anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang mampu memenuhi seluruh kebutuhannya, namun ada pula yang harus berjuang menghadapi penyakit maupun keterbatasan sejak usia dini.

"Tidak semua anak lahir dengan cerita yang sama. Ada yang tumbuh hangat dalam pelukan keluarga, namun ada pula yang belajar tegar di usia yang begitu muda. Tetapi satu hal yang sama, setiap anak berhak dicintai, didengar, dan diberi kesempatan untuk bermimpi," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia. Menurutnya, membangun generasi berkualitas tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

"Setiap anak adalah anugerah yang harus kita jaga, lindungi, dan dampingi dengan penuh kasih sayang. Mereka bukan hanya harapan keluarga, tetapi juga generasi penerus yang kelak akan menentukan masa depan bangsa," ujarnya.

Dia menambahkan hak-hak anak harus dipenuhi secara menyeluruh, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan, hingga kesempatan untuk mengembangkan potensi diri tanpa diskriminasi.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Zakiyuddin berharap tidak ada lagi anak-anak di Kota Medan yang tertinggal dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan. Ia mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan memberikan perhatian, kesempatan, serta dukungan kepada setiap anak agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.

"Jadikan Hari Anak Nasional sebagai pengingat bahwa tidak boleh ada satupun anak yang tertinggal. Apa yang kita lakukan hari ini, sekecil apa pun, akan menjadi bekal lahirnya generasi yang mampu membawa Kota Medan dan Indonesia menjadi lebih baik di masa depan," tutupnya.

(akd/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads