Ines Garcia dihujat netizen usai merayakan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 bersama sang pacar Lamine Yamal. Ines pun tak tahan dihujat sampai menangis.
Ines dan Yamal sendiri sudah mengumumkan hubungan mereka sejak awal 2026 lalu. Setelah itu dia mengungkapkan betapa berat dampak hujatan yang terus berdatangan terhadap kondisi emosionalnya.
"Aku tidak pernah menyangka membagikan sesuatu yang sesederhana ini akan berujung seperti sekarang. Aku sudah menghabiskan berjam-jam membaca komentar. Meski berusaha kuat, aku tetap manusia. Di balik akun ini ada seseorang yang bisa merasa sedih, menangis, membuat kesalahan, dan tetap manusia meski menjalin hubungan dengan seseorang," tulis Ines di akun media sosialnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komentar negatif dari netizen tersebut diterima Ines setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Saat itu, Ines mengunggah foto bersama Yamal di tengah euforia perayaan sambil menulis, "Kamu berhasil. Selamat sayang, kamu juara dunia."
Pesepakbola 19 tahun itu pun membalas unggahan tersebut dengan kalimat singkat, "Aku mencintaimu, sayang."
Momen bahagia itu justru berubah menjadi pengalaman yang menyakitkan bagi Ines. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan menerima kritik, selama disampaikan dengan sopan.
"Aku paham tidak semua orang harus menyukaiku. Aku juga mengerti kritik jika disampaikan dengan hormat. Tapi ada perbedaan besar antara menyampaikan pendapat dan sengaja menghina, merendahkan, atau mendoakan hal buruk kepada seseorang yang bahkan tidak kalian kenal," ungkapnya.
Ines mengaku bahwa berusaha menjalani hidup sebaik mungkin tanpa mengganggu orang lain. Dia juga meminta netizen mengingat bahwa setiap akun media sosial memiliki sosok manusia di baliknya.
"Aku tidak menyakiti siapa pun. Aku tidak mengambil apa pun dari siapa pun. Aku hanya menjalani hidupku. Sebelum menulis komentar, ingatlah bahwa di balik layar ada seseorang yang punya keluarga, teman, rasa tidak percaya diri, dan perasaan," lanjutnya.
Ia mengaku sedih karena keluarganya juga ikut membaca berbagai komentar bernada kasar yang ditujukan kepadanya. Menurut Ines, tidak ada seorang pun yang pantas menerima ratusan hingga ribuan pesan penuh kebencian hanya karena kehidupan pribadinya.
"Aku tidak meminta semua orang menyukaiku. Aku hanya meminta sedikit empati dan rasa kemanusiaan. Semoga suatu hari nanti internet tidak lagi menjadi tempat yang merayakan kekejaman," tutupnya.
Di tengah kontroversi yang menimpa sang kekasih, Lamine Yamal diperkirakan akan kembali bergabung dengan Barcelona untuk mempersiapkan musim baru. Setelah sukses membawa Spanyol meraih dua gelar internasional sebelum usia 20 tahun, ia kini diharapkan kembali menjadi andalan klub Catalan tersebut.
Saksikan Live DetikPagi :
Simak Video "Video Spanyol Usai Libas Arab Saudi: Analisisnya Positif, Jadi Makin PD"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
