Terowongan di PLTA India Ambruk, 9 Orang Tewas

Terowongan di PLTA India Ambruk, 9 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikSumut
Rabu, 22 Jul 2026 05:00 WIB
Members of rescue teams stand at the entrance of a tunnel where road workers are trapped after a portion of the tunnel collapsed in Uttarkashi in the northern state of Uttarakhand, India, November 17, 2023. REUTERS/Shankar Prasad Nautiyal NO RESALES. NO ARCHIVES.
Ilustrasi (Foto: REUTERS/Shankar Prasad Nautiyal)
Jakarta -

Satu terowongan di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), wilayah timur laut, India, ambruk. Peristiwa itu mengakibatkan Sembilan orang dilaporkan tewas dan 15 orang lainnya masih terjebak.

Dikutip detikNews dari kantor berita AFP peristiwa itu terjadi pada Senin (20/7) di negara bagian Himalaya, Sikkim. Terowongan tersebut amruk saat pekerja sedang bekerja.

"Kami memperkirakan sekitar 25-27 orang terjebak. Sembilan jenazah telah ditemukan," kata Rajiv Roka, direktur Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Sikkim, Selasa (21/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya terowongan kemungkinan dipicu oleh ledakan, yang penyebabnya belum dipastikan. Wilayah tersebut telah dilanda hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

Roka mengatakan pihak berwenang "tidak yakin apa yang menyebabkan ledakan karena berada jauh di dalam terowongan". Namun disebutkan bahwa "kemungkinan besar itu adalah bencana alam".

Para pejabat mengatakan bahwa gas metana beracun yang bocor dari formasi batuan bawah tanah telah menghambat upaya penyelamatan. Karenanya, hanya tim yang membawa peralatan oksigen yang dapat masuk.

"Operasi penyelamatan agresif sedang berlangsung, tetapi masalahnya adalah ada banyak gas di sana," kata Roka.

Sebuah tim khusus yang terlatih dalam kecelakaan pertambangan telah diterbangkan untuk membantu para penyelamat, tambahnya.

Kecelakaan di lokasi konstruksi infrastruktur besar sering terjadi di India. Namun, para ahli ekologi mengatakan proyek pembangunan yang berlebihan telah menyebabkan lebih banyak bencana di daerah Himalaya.

Sebelumnya pada tahun 2023, 41 pekerja diselamatkan setelah 17 hari terjebak di bawah terowongan jalan Himalaya yang runtuh di negara bagian Uttarakhand, India utara.



(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads