Benarkah Makan Cokelat Bikin Bahagia? Ini Fakta Sebenarnya dari Sisi Medis

Benarkah Makan Cokelat Bikin Bahagia? Ini Fakta Sebenarnya dari Sisi Medis

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Selasa, 07 Jul 2026 20:00 WIB
ilustrasi makan cokelat
Foto: thinkstock
Medan -

detikers pernah mendengar ungkapan jika makan cokelat bisa bikin happy atau bahagia. Benarkah hal itu atau cuma sekadar mitos?

Ternyata makan cokelat bikin bahagia bukan sekadar mitos belaka. Sugesti itu ternyata berdasarkan fakta medis.

Dikutip detikHealth, makan cokelat jenis dark chocolate, ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa bagi kesehatan mental hingga fisik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pakar kesehatan mengungkapkan kabar gembira bahwa mengonsumsi cokelat, khususnya jenis dark chocolate, ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa bagi tubuh. Mulai dari kesehatan mental hingga kesehatan jantung.

Berikut adalah sejumlah manfaat kesehatan di balik kelezatan cokelat yang sayang untuk dilewatkan:

ADVERTISEMENT

Manfaat Makan Coklat

1. Meningkatkan Fungsi Otak dan Memori

Tak cuma jantung, otak Anda juga akan diuntungkan. Senyawa flavanol dalam cokelat dapat menembus dan terakumulasi di area otak yang bertanggung jawab untuk fungsi belajar dan memori.

Efeknya, aliran darah ke otak meningkat, yang membantu meningkatkan fokus, konsentrasi, serta kemampuan kognitif dalam jangka pendek maupun panjang.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Siapa sangka, rutin makan dark chocolate juga bisa menjadi rahasia kulit glowing. Antioksidan yang tinggi di dalamnya membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan sinar ultraviolet (UV) matahari. Efek hidrasi dari nutrisi cokelat juga membantu menjaga kulit tetap lembap dan meningkatkan sirkulasi darah di jaringan kulit.

3. Mendongkrak Suasana Hati (Bikin Bahagia)

Sudah bukan rahasia lagi kalau cokelat sering dijadikan 'pelarian' saat seseorang sedang stres. Alasan ilmiahnya, cokelat mengandung senyawa kimia yang dapat merangsang otak untuk melepaskan endorfin, yaitu hormon yang memicu rasa bahagia.

Selain itu, cokelat merupakan sumber alami triptofan, asam amino yang digunakan otak untuk memproduksi serotonin. Serotonin sendiri dikenal sebagai neurotransmiter utama yang bertanggung jawab untuk menciptakan perasaan tenang, relaks, dan meningkatkan mood.

4. Melindungi Kesehatan Jantung

Dikutip dari The Sun, konsumsi cokelat dalam jumlah moderat secara rutin ternyata berdampak baik bagi organ pemompa darah. Cokelat kaya akan flavanol, zat antioksidan yang terbukti mampu menjaga elastisitas pembuluh darah.

Kandungan ini membantu melancarkan aliran darah, yang pada gilirannya dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.

Ternyata Ada Aturan Makannya

Meskipun kaya manfaat, para ahli mengingatkan bahwa tidak semua jenis cokelat memberikan efek sehat yang sama. Kunci utamanya terletak pada pilihan jenis cokelat dan porsinya.

Pilihlah dark chocolate dengan kandungan kakao (cocoa) minimal 70 persen.

Jenis ini memiliki kandungan antioksidan tertinggi dan rendah gula dibandingkan dengan milk chocolate atau white chocolate yang justru tinggi kandungan lemak jenuh dan pemanis tambahan.

Porsinya pun harus dijaga agar tetap moderat dan tidak berlebihan demi mencegah risiko kenaikan berat badan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Apakah Video Game Punya Pengaruh Besar Terhadap Agresi?"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads