Kapolda Irjen Herry Heryawan menyempatkan diri menjenguk Sekretaris PKC PMII Riau, Supriadi yang jadi korban dugaan pengeroyokan dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Kapolda memastikan akan mengusut kasus itu hingga tuntas.
Dalam kesempatan itu, jenderal bintang 2 itu terlihat berbincang langsung dengan korban yang terbaring di tempat tidur. Termasuk memberi dukungan moril pada korban dan keluarga yang mendampingi di RS Bhayangkara.
Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk perhatian Polda Riau. Sehingga korban memperoleh penanganan medis yang optimal selama menjalani perawatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami saudara Supriadi. Hari ini saya datang untuk memastikan kondisi beliau sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Yang paling penting, saya ingin menegaskan bahwa Polda Riau berkomitmen mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan," kata Irjen Herry di lokasi usai kunjungan.
Kapolda menegaskan, penyidik sedang bekerja mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, dan melakukan seluruh langkah penyelidikan. Termasuk penyidikan untuk mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.
"Siapa pun yang nantinya terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus dan tidak ada yang kebal hukum. Kami meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti," tegasnya.
Pria yang akrab disapa Herimen itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Ini agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik.
"Kami memahami perhatian masyarakat terhadap perkara ini. Karena itu kami memastikan proses hukumnya berjalan secara serius dan profesional. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ujar Kapolda.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr Parluhutan Sitindaon menjelaskan, korban telah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sejak tiba di Rumah Sakit Bhayangkara.
"Saat ini kondisi umum pasien dalam keadaan stabil dan sadar. Tim dokter masih terus melakukan observasi serta memberikan perawatan sesuai kondisi medis yang dialami pasien agar proses pemulihannya berjalan optimal," jelas AKBP dr. Parluhutan Sitindaon.
