Sekeluarga Tersambar Petir Saat Berteduh di Simalungun, 1 Tewas

Sekeluarga Tersambar Petir Saat Berteduh di Simalungun, 1 Tewas

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 17 Jun 2026 13:40 WIB
Ilustrasi petir
Ilustrasi disambar petir (Foto: Getty Images/iiievgeniy)
Simalungun -

Satu keluarga di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), tersambar petir saat tengah berteduh. Dalam peristiwa itu, ada satu orang bernama Lirahayu Siregar (30) yang meninggal dunia.

Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjarnahor mengatakan peristiwa itu tepatnya terjadi di Kebun Bandar Betsy Nagori Bandar Betsy I, Kecamatan Bandar Huluan, sekira pukul 21.00 WIB, tadi malam. Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian, kata Patar, kejadian berawal saat korban Suratman Damanik (49) tengah mengendarai sepeda motor.

Saat itu, korban Suratman tengah membonceng istrinya Lirahayu dan tiga anak laki-laki mereka. Ketiganya, yakni NFD (11), GD (6), dan DS (3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para korban hendak pulang ke rumah," kata Patar, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT

Lalu, saat melintas di Afdeling II Nagori Bandar Betsy I itu, hujan turun. Alhasil, para korban memutuskan untuk berteduh. Karena posisinya gelap, korban Liharayu pun menghidupkan senter telepon selulernya. Nahas, petir tiba-tiba menyambar dan mengenai para korban.

"Saat itu, petir seketika menyambar, sehingga korban Lirahayu dan Suratman tergeletak," sebutnya.

Melihat kedua orang tuanya tergeletak, anak korban insial NFD berlari ke pondok Afdeling II yang berjarak sekitar 500 Meter untuk meminta bantuan. Tak lama, sejumlah warga datang untuk dan langsung membawa keduanya ke rumah sakit. Nahasnya, korban Lirahayu dinyatakan meninggal dunia.

"Sedangkan korban Suratman masih dalam perawatan di ruang ICU. Ketiga anaknya tidak mengalami luka," ujarnya.



(fnr/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads