ASDP Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan 15 Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2

Aceh

ASDP Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan 15 Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2

Agus Setyadi - detikSumut
Jumat, 12 Jun 2026 22:41 WIB
Kapal Aceh Hebat 2 usai terjadi ledakan
Foto: Kapal Aceh Hebat 2 usai terjadi ledakan (Agus Setyadi/detikSumut)
Banda Aceh -

14 taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati dan satu kepala kamar mesin (KKM) menjadi korban ledakan Kapal Aceh Hebat 2. Biaya pengobatan seluruh korban ditanggung ASDP.

GM ASDP Cabang Banda Aceh Andri Setiawan mengatakan, pihaknya saat ini sedang fokus menangani korban yang sedang menjalani perawatan di RSUD Zainoel Abidin. ASDP juga sudah berkoodinasi dengan manajemen Poltekpel serta pihak keluarga korban.

"Kami tentunya akan mengakomodir seluruh biaya pengobatan korban dan biaya keluarga korban yang datang dari luar daerah dan sehari-hari ketika berada di rumah sakit," kata Andri kepada wartawan di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andri menyebutkan, ASDP tidak menentukan besaran biaya yang ditanggung. Pihaknya akan mengakomodir seluruh biaya yang timbul untuk korban maupun keluarga korban yang datang dari luar daerah.

"Kami all out. Tidak melihat besarannya tapi kami akan tanggung secara total dan keseluruhan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

ASDP saat ini juga telah membuka posko di kantornya dan menyiapkan nomor yang dapat dihubungi pihak keluarga. Keluarga korban dapat menghubungi ASDP terkait transportasi mereka datang ke Banda Aceh maupun selama berada di rumah sakit.

"Kami menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi. Saat ini kami akan fokus ke korban yang sedang dirawat," jelas Andri.

Sebelumnya, ledakan terjadi di Kapal Aceh Hebat (AH) 2 yang menyebabkan 14 taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Aceh Besar dan kepala kamar mesin mengalami luka bakar. Insiden itu terjadi ketika penumpang sudah turun.

Kapal AH 2 bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh sekitar pukul 09.45 WIB setelah berlayar dari Sabang. Ketika penumpang dan kendaraan sudah turun, 16 taruna Poltekpel diminta masuk ke dalam.

14 taruna berada di ruang mesin dan dua lainnya berada di atas kapal. Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo (47) juga diketahui sebagai instruktur di Poltekpel.

"Ketika itu KKM kapal merupakan instruktur dari Poltekpel jadi bawa anak-anak ngajar untuk mengenal mesin yang ada di kapal. Di saat itulah terjadi insiden itu," kata Kepala Kantor KSOP Malahayati Amfami kepada wartawan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

Ledakan terdengar sekitar pukul 11.13 WIB. Menurutnya, ledakan terjadi pada salah satu pompa yang ada di ruang mesin.



(agse/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads