Pernahkah detikers merasakan kelelahan yang berlebihan saat bekerja sehingga terpikir untuk resign atau mengundurkan diri. Jika demikian, bisa jadi kamu sedang menghadapi masalah kelelahan kerja, atau burnout.
Burnout, yang merupakan keletihan mental akibat pekerjaan, biasanya muncul akibat beban tugas yang bertumpuk dan konflik di lingkungan kerja. Namun, solusinya tidak selalu berpindah dari pekerjaan.
Menurut penelitian yang berjudul Strategi Mengatasi Burnout di Tempat Kerja oleh Mutiasari, terdapat beberapa metode efektif untuk menangani situasi ini agar kesehatan mental tetap terjaga tanpa harus meninggalkan karier. Mari kita lihat lima strategi jitu untuk mengatasi burnout berikut ini:
Cara Mengatasi Burnout saat Bekerja
1. Pengendalian Emosi
Tumpukan tugas dan permasalahan di kantor sering menjadi pemicu munculnya emosi negatif. Jika dibiarkan tanpa penanganan, emosi ini bisa berubah menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Penumpukan emosi negatif membuat kemampuan berpikir kita terganggu, bahkan bisa membuat sikap kita menjadi agresif atau kekanak-kanakan di tempat kerja. Cobalah untuk menarik napas dalam-dalam ketika stres mulai melanda dan atur emosi sebelum mengambil tindakan.
2. Berpikir Positif
Berpikir positif bukan berarti kita mengabaikan masalah yang ada, melainkan cara kita dalam menghadapi kondisi tersebut. Dengan menerima diri sendiri dan orang lain apa adanya, kita menjadi lebih siap dalam menghadapi kenyataan di dunia kerja. Sikap positif akan menciptakan kestabilan emosi dan ketahanan yang kuat, sehingga tidak mudah tergoyahkan saat menghadapi tekanan.
Simak Video "Video: Apakah Video Game Punya Pengaruh Besar Terhadap Agresi?"
(astj/astj)