PSSI Soal Biaya Akomodasi Peserta Piala AFF U-19: Komitmen Walkot Medan

PSSI Soal Biaya Akomodasi Peserta Piala AFF U-19: Komitmen Walkot Medan

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 02 Jun 2026 22:39 WIB
Timnas Indonesia mengalahkan Myanmar 3-0 dalam laga pertama Piala AFF U-19 2026.
Foto: Timnas Indonesia mengalahkan Myanmar 3-0 dalam laga pertama Piala AFF U-19 2026. (Dok. Instagram/@timnasindonesia)
Medan -

Pemkot Medan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Wiriya Alrahman membantah adanya komitmen untuk membiayai akomodasi peserta Piala AFF U-19. Namun Asprov PSSI Sumut mengatakan sudah ada komitmen sebelumnya dari Wali Kota Medan Rico Waas untuk menanggung akomodasi para pemain.

"Setahu kami, komitmen tersebut adalah antara Panitia Lokal dan Wali Kota Medan," kata Sekretaris Asprov PSSI Sumut Yosephine Sembiring dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Yosephine menyebutkan jika memang Rico tidak bisa mempertanggungjawabkan komitmennya, maka PSSI dan panitia lokal bakal mengambil alih. Menurutnya, penyelenggaraan Piala AFF U-19 ini harus berjalan baik karena menyangkut nama baik bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika komitmen tersebut tidak bisa ditanggungjawabi oleh Wali Kota Medan, maka kami bersama Panitia Lokal sudah mengambil alih tanggung jawab tersebut. Bagi PSSI dan Panitia Lokal, penyelenggaraan harus berjalan dengan baik apalagi ini menyangkut nama baik bangsa," sebutnya.

PSSI, kata Yosephine, menyayangkan peristiwa ini. Sebab, sejumlah pertandingan internasional bakal di gelar di Medan ke depannya.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya kami dari PSSI menyayangkan hal ini terjadi, apalagi ke depan kami akan membawa pertandingan-pertandingan Internasional ke daerah ini," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, satu unggahan bernarasi seorang Panitia Pelaksana AFF U-19 menyebut Pemerintah Kota (Pemkot Medan) tidak membayarkan biaya akomodasi peserta Piala AFF-19 viral. Pemkot Medan membantah hal tersebut.

Dalam unggahan yang viral menyebut karena biaya akomodasi itu tidak dibayarkan, peserta piala AFF-19 dari beberapa negara harus pindah hotel tempat menginap.

"Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang mau mengasah mental, terpaksa dipusingkan karena soal uang hotel," demikian narasi dalam unggahan tersebut.

Dia menjelaskan beberapa negara yang terpaksa keluar dari hotel di Medan di antaranya Timor Leste dan Filipina.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman, mengatakan sejak awal Pemkot Medan tidak pernah menyatakan kesediaan menanggung biaya akomodasi hotel bagi peserta turnamen sepak bola internasional tersebut.

Menurutnya, pembahasan yang melibatkan Pemkot Medan sejak awal hanya terkait penyediaan dan pembenahan fasilitas lapangan serta stadion yang akan digunakan selama pelaksanaan kejuaraan.

"Sejak awal tidak pernah ada komitmen dari Pemkot Medan untuk menanggung biaya akomodasi hotel maupun penginapan lainnya bagi peserta AFF," ujar Wiriya melalui keterangan tertulis dilihat detikSumut, Selasa (2/6).

Wiriya menyebut, tanggung jawab Pemkot Medan adalah pembenahan lapangan dan stadion.

"Terkait hotel tidak pernah dibahas. Yang diminta kepada kami hanya pembenahan lapangan dan stadion," katanya.



(niz/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads