Banyak orang mendambakan tubuh dengan berat badan ideal. Salah satu cara menurunkan berat badan adalah dengan berolahraga.
Salah satu olahraga yang diminati untuk mencapai berat badan yang diinginkan yakni dengan berjalan kaki. Namun, agar tujuan menurunkan berat badan bisa tercapai, jalan kaki seperti apa yang harus dilakukan?
Jalan Kaki Bisa Turunkan Berat Badan?
Dilansir detikHealth, spesialis kedokteran olahraga, Dr dr Listya Tresnani Mirtha, SpKO, CCD, Subsp APK (K) mengatakan bahwa aktivitas berjalan memiliki manfaat kesehatan. Namun, jika tujuannya untuk pengelolaan berat badan, maka harus dilakukan dengan lebih terstruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ditanya bisa? Bisa dari berjalan, cuma bukan jalan yang biasa aja, jalan yang memang lebih terstruktur ada aturannya," kata dr Listya.
Dia mengatakan, organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan bagi orang dewasa yang melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya butuh 150-300 menit per minggu. Jika dikonversikan, maka waktu tersebut setara dengan 7.000-10.000 langkah kaki per hari.
"Jantung memang harus dibuat untuk berdetak lebih cepat untuk bisa mendapatkan manfaat yang lebih dibandingkan sekedar berjalan biasa," katanya.
Penting untuk diketahui, kebutuhan langkah setiap individu bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat kebugaran.
"Misalnya, untuk lansia, target langkah harian mungkin lebih rendah karena pertimbangan kemampuan fisik," ucapnya.
5 Tips Turunkan Berat Badan dengan Jalan Kaki
WHO merekomendasikan perlu memerhatikan jumlah langkah dan waktu berjalan serta menerapkan pola makan yang baik untuk menurunkan berat badan. Dikutip dari Medical News Today, berikut ini sejumlah tips menurunkan berat badan dengan jalan kaki
1. Gunakan Rompi Pemberat
Menambah beban ekstra saat berjalan kaki akan meningkatkan kesulitan dan jumlah energi yang harus digunakan dalam proses tersebut. Namun, diperlukan latihan secara bertahap untuk terbiasa mengenakan beban tambahan tersebut.
Orang dengan masalah punggung atau leher juga mungkin perlu menghindari cara ini.
2. Percepat Langkah
Seperti halnya berlari, berenang, atau bentuk latihan aerobik lainnya, kecepatan sangatlah penting. Berjalan dengan langkah cepat bisa membakar lebih banyak kalori dibandingkan berjalan lebih lambat.
Dikutip dari laman Today, personal trainer Stephanie Mansour mengatakan berjalan cepat merupakan cara efektif untuk mengelola berat badan dan memperbaiki komposisi tubuh. Dia mendefinisikan jalan cepat yaitu dengan kecepatan 3-4 mil/jam atau sekitar 4,8-6,4 km/jam.
CEO American Council on Exercise, Cedric Bryant juga mencatat bahwa 4,8 km/jam adalah kecepatan yang baik untuk memulai berjalan kaki dengan tujuan menurunkan berat badan. Dengan begitu, seseorang bisa meningkatkan hingga 6,4 km/jam atau lebih cepat, seiring bertambahnya kebugaran.
3. Berjalan Menanjak
Berjalan kaki di area menanjak akan meningkatkan kesulitan dan menambah jumlah kalori yang dibakar. Cara lainnya bisa dengan lebih memilih menggunakan tangga atau eskalator.
Dikutip dari laman Healthline, jika menggunakan treadmill, lakukan hal berikut:
- Atur treadmill ke posisi datar. Berjalan dengan kecepatan 3,2 km/jam selama lima menit untuk pemanasan
- Atur kemiringan 1 persen. Berlari kecil dengan kecepatan 6,4 km/jam-9,6 km per jam selama 1 menit.
- Tingkatkan kemiringan 1 persen setiap menit. Ulangi hingga mencapai kemiringan 8 persen-10 persen
- Kurangi kemiringan sebesar 1 persen setiap menit. Ulangi hingga mencapai kemiringan 0 persen-1 persen
- Berjalan dengan kecepatan 3,2 km per jam untuk pendinginan.
4. Fokus pada Bentuk dan Postur Tubuh
Saat berjalan, penting untuk menjaga bentuk tubuh dan postur yang seimbang. Terkadang, hal tersebut sudah bisa membantu seseorang memperkuat otot-otot baru.
Agar memiliki postur yang baik, lakukan hal berikut:
- Berdiri tegak dengan kepala, tulang belakang, bahu, dan pinggul sejajar
- Tarik otot perut ke dalam
- Letakkan kedua kaki selebar pinggul dan sejajar satu sama lain
- Berjalan dengan pola dari tumit ke jari kaki.
- Tekuk siku membentuk sudut siku-siku dan ayunkan lengan. Jaga agar tetap dekat dengan tubuh.
5. Gabungkan dengan Latihan Beban
Menambahkan latihan beban bisa membantu membakar lebih banyak kalori dan meningkatkan pertumbuhan otot baru. Ada beberapa latihan yang bisa dicoba meliputi:
- Squat
- Push-up
- Burpee.
Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini
Simak Video "Video: Cukup 30 Menit, Olahraga Ini Efektif Turunkan Berat Badan"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)











































