Rico Sebut Komunikasi ke Pemprov Belum Optimal, Bobby: Di Bagian Mana?

Rico Sebut Komunikasi ke Pemprov Belum Optimal, Bobby: Di Bagian Mana?

Nizar Aldi - detikSumut
Kamis, 21 Mei 2026 22:21 WIB
Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution mengumumkan UMP Sumut
Foto: Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution mengumumkan UMP Sumut (Dok. Diskominfo Sumut)
Medan -

Wali Kota Medan Rico Waas mengungkapkan jika ada komunikasi kurang optimal dengan Pemprov Sumut. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mempertanyakan di bagian mana kurang optimal.

"Kalau kita yang kurang ini di bagian mana? Saya sudah sampaikan ke OPD kami surat dari kabupaten/kota jangan sekali-kali dilambatkan karena saya pernah merasakan itu," kata Bobby, Kamis (21/5/2026).

Bobby menanggapi itu saat ditanya soal Rico Waas dalam keterangannya mengungkapkan jika komunikasi dengan Pemprov Sumut belum optimal. Hal itu disampaikan Rico saat menjawab soal dirinya ke luar negeri saat Presiden Prabowo Subianto meresmikan Koperasi Merah Putih, Jumat (15/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Bobby menjelaskan kronologi soal Rico diketahui berada di luar negeri. Bobby mencari Rico karena ada yang mau dibahas saat itu.

ADVERTISEMENT

Namun berdasarkan keterangan dari ajudan, pihak Pemkot Medan, dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap bahwa Rico berada di luar kota. Bobby kemudian menelepon Rico langsung sehingga terungkap jika dia sedang berada di luar negeri.

"Ya itu gimana surat kan jalan ya, yang kurang optimal gimana? Kebetulan ya saya juga nggak ini ya, jangan dibilang kita cari-cari. Setahu saya pada saat hari Jumat saya memang nyari beliau, telepon ke ajudan, telepon ke Pemkot disampaikan ke luar kota, ditanya kotanya nggak terinformasi. Saya langsung telepon langsung beliau karena ada yang mau diurusin satu hal, beliau menyampaikan tidak di luar kota tapi di luar negeri, saya tanya ke Pak wakil wali kota juga tahunya ke Malang," jelasnya.

Bobby membenarkan jika beberapa kali menolak surat perjalanan dinas ke luar negeri. Salah satunya saat Rico bersama pimpinan DPRD Medan ingin melakukan perjalanan dinas ke China.

"Beberapa kali ada surat ke kami baik untuk perjalanan dinas ke luar negeri juga ada, tapi beberapa kali juga kami minta telusuri lagi karena pesan dari pemerintah pusat itu kalau perjalanan ke luar negeri apalagi setahu saya bukan hanya eksekutifnya, ikut rombongan legislatif juga yang izin ke kami itu wali kota (Medan) dan pimpinan DPRD mau ke China itu kami tolak memang," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengaku sudah melapor ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk berobat ke luar negeri. Rico juga mengaku selama ini komunikasi dengan Pemprov Sumut belum berjalan secara optimal.

"Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat. Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut," kata Rico Tri Putra Bayu Waas dalam keterangannya, Minggu (17/5).

Rico Waas ke luar negeri untuk berobat tidak menggunakan dana APBD. Namun Rico tidak mengungkapkan dimana dan sudah berapa lama di luar negeri.

"Ya, saya tidak menggunakan APBD dalam perjalanan ini, dan murni menggunakan dana pribadi," ucapnya.

"Jadi, saya berangkat ke luar negeri khusus untuk berobat sekaligus mengambil obat yang sudah habis saya konsumsi. Saya mohon maaf dalam hal ini," imbuhnya.

Keponakan Ketum Partai NasDem ini juga menyebutkan tetap memonitor Kota Medan. Khususnya kepada camat dan lurah serta Kepling untuk terus memantau wilayahnya jangan sampai terjadi yang tidak diinginkan.

"Selama berobat setiap waktu saya juga memonitor Kota Medan, dan meminta kepada para pimpinan OPD terus berkomunikasi dan berkoordinasi terkait perkembangan Kota Medan yang kita cintai bersama," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads