Kenapa 20 Mei Diperingati Sebagai Hari Kebangkitan Nasional? Ini Sejarahnya

Kenapa 20 Mei Diperingati Sebagai Hari Kebangkitan Nasional? Ini Sejarahnya

Eme Arapenta Tarigan - detikSumut
Selasa, 19 Mei 2026 22:39 WIB
Ilustrasi Ucapan Hari Kebangkitan Nasional
Foto: Gemini AI
Medan -

Meskipun bukan tanggal merah, tapi tahukah kamu setiap tanggal 20 Mei menyimpan satu peringatan penting dan bersejarah. Setiap 20 mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa tanggal 20 Mei diperingati sebagai Harkitnas? Yuk simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui sejarah di baliknya.

Awal Mula Hari Kebangkitan Nasional

Dilansir dari laman Universitas Negeri Surabaya, Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei karena bertepatan dengan lahirnya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Organisasi ini didirikan oleh para mahasiswa School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA). Salah satu tokoh penting pendirinya adalah Dr. Soetomo bersama para pelajar lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada era kolonial Belanda, perjuangan rakyat Indonesia masih dilakukan secara terpisah sesuai wilayah dan golongannya masing-masing. Berdirinya Budi Utomo menjadi awal munculnya semangat nasionalisme yang menyatukan masyarakat sebagai satu bangsa Indonesia untuk memperjuangkan pendidikan, kesejahteraan, serta kemerdekaan.

Peristiwa tersebut kemudian dikenang sebagai awal lahirnya Kebangkitan Nasional Indonesia karena mulai menumbuhkan rasa persatuan dan nasionalisme modern di tengah masyarakat. Semangat itu selanjutnya berkembang menjadi berbagai gerakan perjuangan yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan pada tahun 1945.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Indonesia menetapkan 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional untuk menghormati jasa para tokoh bangsa yang telah membangkitkan kesadaran nasional serta memperkuat persatuan rakyat Indonesia.

Tema Resmi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menetapkan tema resmi Hari Kebangkitan Nasional 2026 yaitu "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Nasional".

Tema tersebut menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga dan mempersiapkan generasi muda sebagai aset berharga bangsa guna memperkuat kedaulatan Indonesia dalam bidang pendidikan, teknologi, sosial, budaya, serta pembangunan nasional.

Artikel ditulis Eme Arapenta Tarigan Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads