Chemistry Jadi Alasan Peserta Cerdas Cermat MPR Berani Protes ke Juri

Adhfar Aulia Syuhada - detikSumut
Rabu, 13 Mei 2026 13:30 WIB
Foto: Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 - Provinsi Kalimantan Barat. (YouTube MPRGOID)
Jakarta -

Siswi SMAN 1 Pontianak, Almira, bercerita mengenai alasan mereka berani protes terkait jawaban temanya Ocha yang disalahkan oleh juri. Koneksi hubungan atau chemistry jadi salah satu alasannya.

Almira awalnya bercerita mereka satu tim sedari awal sedari awal sudah membangun chemistry. Satu sama lain pun tidak ragu untuk mengkoreksi jika ada yang salah.

"Dari awal kita kan sudah menanamkan untuk chemistry, seperti yang sudah teman saya katakan tadi. Jadi ketika kita membangun chemistry ini juga kita saling terbuka, kemudian kita ini membangun rasa berani ketika kita punya salah? Kemudian ada yang perlu dievaluasi," kata salah satu siswi peserta dari SMAN 1 Pontianak, Almira, saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026) dikutip detikNews.

"Dari itulah kita belajar untuk ketika dalam perlombaan, ketika ada kekeliruan, itu perlu kita evaluasi juga dengan penyelenggara lomba itu sendiri," lanjutnya.

Almira mengatakan kelompoknya berani memprotes juri karena merasa benar. Ia mengatakan, jawaban yang disampaikan oleh tim lainnya sama dengan yang telah disampaikan Ocha terlebih dulu pada saat mendapat kesempatan menjawab pertama, akan tetapi justru tim lain mendapatkan 10 poin, sementara timnya mendapat nilai minus 5.

"Nah, ketika host itu melemparkan soal kepada grup A dan juga grup B, grup B menjawab dengan pertanyaan... dengan jawaban yang sama. Sangat sama sekali, secara substansi juga sama. Kemudian diberikan nilai sepuluh poin oleh juri," tutur Almira.

"Maka di situ kami juga kaget, jujur kita kaget sekali karena memang tidak hanya secara substansi tapi secara kalimat yang dilontarkan Ocha sebagai tim C dan juga dengan tim B itu memiliki kesamaan yang persis. Makanya kami di situ pede sekali untuk bisa protes kepada dewan juri," katanya.

Siswa peserta lainnya, Zein, menjelaskan chemistry itu dibangun agar lomba dapat berjalan lebih mudah. Dia menyebut fokus mereka saat latihan juga bukan hanya untuk belajar, tetapi juga bisa membangun memori.

"Sebenarnya kami tuh fokusnya bukan belajar doang ya. Jadi kami juga membangun tim ini dengan chemistry dengan tujuan untuk, jadi untuk lomba kita ini nggak semena-mena untuk menang doang gitu. Jadi kita juga ada memori yang kita bangun. Lalu juga dalam pelaksanaan lomba itu dua kali lebih gampang menurut kami," ujar Zein.



Simak Video "Video Lomba Cerdas Cermat di Kalbar Viral Bikin Pimpinan MPR Minta Maaf"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork