Buah Keberanian Ocha di LCC MPR: Ditawari Beasiswa-Bertemu Wapres

Round-up

Buah Keberanian Ocha di LCC MPR: Ditawari Beasiswa-Bertemu Wapres

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Kamis, 14 Mei 2026 12:59 WIB
Siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI, Josepha Alexandra atau Ocha berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat. (tengah) (Adhfar/detikcom).
Foto: Siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI, Josepha Alexandra atau Ocha berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat. (tengah) (Adhfar/detikcom).
Pontianak -

Polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berbuntut panjang. Salah satu yang jadi sorotan adalah keberanian Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak yang melayangkan interupsi atas keputusan dewan juri yang dinilainya tidak adil.

Insiden tersebut terjadi ketika Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan nilai (minus lima) untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK. Namun, dewan juri justru memberikan nilai penuh 10 untuk jawaban yang sama persis saat dilontarkan oleh Grup B dari SMAN 1 Sambas.

Panen Dukungan Para Petinggi

Sikap berani Ocha, sapaan Josepha, dalam mempertahankan kebenaran di depan publik pun menuai apresiasi luas, salah satunya dari Ketua Fraksi Gerindra MPR RI, Habiburokhman. Ia memuji kegigihan siswi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengapresiasi siswi SMA Negeri 1 Pontianak Josepha Alexandra alias Ocha peserta cerdas cermat yang gigih memperjuangkan kebenaran dalam acara tersebut. Sifat teguh hati dan berani dalam mempertahankan kebenaran patut kita teladani bersama," kata Habiburokhman.

Anggota MPR RI sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqi Nizami Karsayuda. Rifqi yang juga alumni SMAN 1 Pontianak pun langsung menelepon Ocha untuk mengutarakan kebanggaannya sekaligus memberikan tawaran beasiswa.

"Saya tadi siang sudah menelpon Josepha Alexandra, Siswi SMA Negeri 1 Pontianak, almamater saya, yang ikut Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Saya sampaikan permohonan maaf kepada Josepha atas nama Anggota MPR RI," ujar Rifqi.

"Hari ini Josepha akan terbang ke Jakarta diundang oleh MPR RI. Sebagai bentuk apresiasi, saya juga menawarkan kepada Josepha beasiswa S1 ke Tiongkok dan mendapatkan ikatan kerja setelah selesai kuliah disana," katanya.

Dapat Tips Debat dari Wapres Gibran

Ocha pun bertandang ke Jakarta untuk memenuhi undangan Rifqi. Tak cuma itu, Ocha dan tim juga diundang ke Istana Wakil Presiden. Mereka berkesempatan berbincang selama satu jam bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Pastinya perasaan saya sangat senang karena diundang oleh Wakil Presiden Indonesia dan ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," kata Ocha usai pertemuan.

"Di dalam tadi kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar dan berprestasi," katanya.

Wapres Gibran juga secara khusus membekali Ocha dengan berbagai trik cara beragumentasi yang baik.

"Tadi kami diberi motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum," sambung Ocha.

Di Balik Kesolidan Tim

Keberanian untuk memprotes dewan juri ini tidak muncul begitu saja. Ada tim solid yang bersama Ocha di Regu C.

Almira, rekan setim Ocha, menyebut bahwa persiapan mereka sebelum mengikuti LCC tak semata-mata fokus pada materi pelajaran, melainkan juga membangun kecocokan tim dan mental yang kuat.

"Dari awal kita kan sudah menanamkan untuk chemistry, seperti yang sudah teman saya katakan tadi. Jadi ketika kita membangun chemistry ini juga kita saling terbuka, kemudian kita ini membangun rasa berani," tutur Almira.

Rekan setim lainnya, Zein, menimpali bahwa kekompakan tim menjadi salah satu pendorong keberanian mereka.

"Sebenarnya kami tuh fokusnya bukan belajar doang ya. Jadi kami juga membangun tim ini dengan chemistry dengan tujuan untuk, jadi untuk lomba kita ini nggak semena-mena untuk menang doang gitu. Jadi kita juga ada memori yang kita bangun," tuturnya.

Juri Dinonaktifkan, Lomba Diulang

Menyusul viralnya kasus LCC ini, pihak Sekretariat Jenderal MPR RI pada akhirnya mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan dewan juri dan MC yang memimpin acara di LCC MPR di Kalbar tersebut.

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada kegiatan LCC ini," demikian keterangan resmi dari MPR.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani pun mengumumkan bahwa final LCC untuk Provinsi Kalbar akan diulang. LCC juga akan menggandeng juri independen.

"Satu, Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final, akan kita lakukan ulang. Pada waktu yang akan segera diputuskan secepat-cepatnya," ungkapnya.

"Yang kedua, juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," lanjutnya.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video Lomba Cerdas Cermat di Kalbar Viral Bikin Pimpinan MPR Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads