Citra Kota Medan akan ikut terdongkrak jika benar-benar jadi tuan rumah Piala AFF U-19 yang digelar 1-14 Juni 2026. Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi di Kota Medan juga akan menggeliat dengan adanya event berskala internasional tersebut.
"Kalau memang jadi event AFF di Medan, ini peluang buat memberikan image Kota Medan ke warga ASEAN khususnya, karena suporter masing-masing negara pada ke Medan. Apakah kota ini memberikan kesan yang positif atau negatif di hati mereka, tergantung dari kesiapan kota ini menyambut kedatangan mereka," kata Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Arif Rahman, kepada detikSumut, Selasa (5/5/2026.
Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup berbagai aspek. Hal itu yang akan langsung dirasakan oleh pengunjung selama berada di kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesiapan tersebut bukan hanya menyangkut infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas layanan, kebersihan, keamanan, kelancaran transportasi, hingga keramahan masyarakat. Pengalaman yang dirasakan suporter selama berada di Medan akan membentuk persepsi yang bisa menyebar luas, baik melalui cerita langsung maupun media sosial, sehingga berpotensi memperkuat atau justru merusak citra kota dalam waktu singkat," jelasnya.
Momentum ini, menurut dia, juga dinilai mampu memberikan dorongan signifikan terhadap aktivitas berbagai sektor, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan wisatawan.
"Dari sisi pertumbuhan ekonomi, momentum ini juga akan mendorong peningkatan aktivitas di berbagai sektor, terutama akomodasi, makan dan minum, transportasi, serta perdagangan. Lonjakan permintaan dari wisatawan akan menggerakkan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM, yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan mereka," katanya.
"Dampaknya tidak hanya dirasakan secara langsung oleh sektor-sektor tersebut, tetapi juga menyebar melalui efek pengganda ke sektor lain dalam perekonomian kota," lanjutnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peluang ini harus diimbangi dengan persiapan yang matang dan sinergi antar pihak terkait yang harus memiliki tanggung jawab kepentingan, agar hasil yang dicapai pada event ini maksimal.
"Perlu juga dipersiapkan secara matang, sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan stakeholder ekonomi yang terlibat agar respon positif atas citra Kota Medan bisa diraih. Beberapa tantangan yang perlu diatasi misalnya soal kemacetan, konsistensi pelayanan, hospitality warga kota, kesiapan tim keamanan, dan lain sebagainya," tegasnya.
Ia pun menilai, jika penyelenggaraan event berjalan lancar dan sukses, dampaknya tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan di masa mendatang.
"Ini peluang yang kalau event penyelenggaraan berjalan lancar dan sukses, akan berdampak ke peningkatan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke depannya," pungkasnya.
Artikel ditulis Nanda M Marbun, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom
Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
