Li Claudia Buka Suara usai Viral Pernyataan Pulangkan Warga Tanpa KTP Batam

Kepulauan Riau

Li Claudia Buka Suara usai Viral Pernyataan Pulangkan Warga Tanpa KTP Batam

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 01 Mei 2026 16:58 WIB
Wakil Wali Kota Batam, saat memberikan keterangan usai kegiatan May Day. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Foto: Wakil Wali Kota Batam, saat memberikan keterangan usai kegiatan May Day. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Batam -

Pernyataan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, saat melakukan sidak terkait pencurian pasir ilegal di pinggir jalan, viral di media sosial. Li Claudia buka suara soal hal itu.

Li Claudia menegaskan tidak memiliki niat buruk terhadap masyarakat dan pernyataannya itu disampaikan dalam konteks penataan dan pembenahan Kota Batam.

"Saya tidak ada niat apa-apa. Kami lagi niat membenahi Batam. Mungkin mereka tidak mengerti," kata Li Claudia, Jumat (1/5/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Li menjelaskan, sebelumnya pemerintah telah mengingatkan terkait aktivitas pengambilan pasir yang dinilai berbahaya dan dapat memicu pergeseran tanah hingga kerusakan jalan.

"Kemarin sudah kami kasih tahu, pasir itu bahaya. Nanti akan terjadi pergeseran tanah, jalanan bisa retak, yang rugi kita semua karena akses ke bandara bisa terganggu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Li Claudia juga menyinggung pohon bougenville yang baru ditanam di lokasi tersebut sebagai bagian dari penataan lingkungan kota. Ia pun mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan lingkungan Kota Batam.

"Mari jaga keamanan dan jaga lingkungan kota yang kita cintai," ujarnya.

Sebelumnya, pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, saat melakukan sidak terkait pencurian pasir ilegal di pinggir jalan, viral di media sosial. Dalam video tersebut, Li menyampaikan bahwa warga yang tidak memiliki KTP Batam dan melanggar hukum akan dikembalikan ke kampung halamannya.

Pernyataan Li Claudia itu diunggah di akun media sosialnya. Pernyataan tersebut pun menjadi perbincangan warga Batam.

"Kalau bukan orang Batam datang ke sini tidak kerja, malah nyolong-nyolong, suruh pulang saja ke daerahnya," kata Li dalam postingan dilihat detikSumut, Rabu (29/4/2026).

Dalam postingan yang sama, Li Claudia juga menegur seorang warga yang tengah mengumpulkan pasir di pinggir jalan. Ia menilai tindakan tersebut tidak pantas, apalagi jika dilakukan oleh seseorang yang memiliki pekerjaan tetap.

"Kami lagi benahi Batam, Pak. Bapak kalau kayak gini bagaimana? Masa pagi kerjanya nyolong, malam jadi satpam. Bapak itu satpam, lho," ujar Li.



(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads