Acara KA KAMMI di Kantor Gubsu Ricuh, Bobby Minta Izin Ruangan Lebih Selektif

Acara KA KAMMI di Kantor Gubsu Ricuh, Bobby Minta Izin Ruangan Lebih Selektif

Nizar Aldi - detikSumut
Senin, 20 Apr 2026 12:59 WIB
Gubsu Bobby Nasution saat memberikan sambutan (Nizar Aldi/detikSumut)
Foto: Gubsu Bobby Nasution saat memberikan sambutan (Nizar Aldi/detikSumut)
Medan -

Kelompok mahasiswa terlibat kericuhan usai acara pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumut di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Gubsu Bobby Nasution meminta Pj Sekda Sulaiman Harahap lebih selektif memberikan izin pemakaian ruangan.

"Saya kalau acara halal bihalal ini agak takut Pak, karena satu hari yang lalu halal bihalal di sini (acara KA KAMMI) di ruangan ini juga terjadi pertumpahan darah," kata Bobby Nasution saat sambutan di acara tepung tawar jemaah calon haji, Senin (20/4/2026).

Bobby meminta Sulaiman agar merevisi izin pemakaian ruangan di Aula Raja Inal Siregar. Bobby meminta agar izin acara di ruangan tersebut tidak asal diberikan kepada orang tidak dapat menjaga kondusivitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Pak (Pj) Sekda tolong direvisi sedikit yang mau pakai ruangan ini, jangan asal-asal pakai, tapi tidak menjaga kondusivitas, tidak bisa menjaga makna dari acara itu sendiri," ucapnya.

"Halal bihalal inikan menyambung silaturahmi, saling memaafkan bukan malah jadi acara yang tidak baik," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya diberitakan, Kelompok mahasiswa terlibat kericuhan usai acara pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumut di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Anggota Satpol PP Sumut diketahui dibawa ke Rumah Sakit Haji karena mengalami pendarahan.

"Di mana memang kita ketahui ini acara di Aula Raja Inal Siregar itu hari ini di mana acara ini memang dilaksanakan dalam rangka halal bihalal sekaligus pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia periode 2025-2030 yang tadi kita ketahui bersama tadi dihadiri Wakil Gubernur," kata Kasatpol PP Sumut Moettaqien Hasrimi, Minggu (19/4).

Moettaqien menjelaskan jika kericuhan itu terjadi usai Wagubsu Surya meninggalkan lokasi. Anggota Satpol PP dan kepolisian langsung melerai kericuhan.

"Setelah tadi acara juga kami melaksanakan pengamanan, tentunya konteksnya kami tidak tahu menahu, ini internalnya KAMMI mungkin, setelah Bapak Wakil Gubernur selesai acara tersebut dan kami lepas (pulang), kami mendengar keributan, tentunya yang bertanggungjawab di sini Satpol PP tentang keamanan, tadi ada juga teman-teman dari Polres langsung melerai kerusuhannya," ujarnya.

Kericuhan itu membuat satu anggota Satpol PP Sumut mengalami pendarahan di bagian hidung saat melerai kericuhan. Anggota Satpol PP Sumut itu pun dilarikan ke Rumah Sakit Haji Medan.

"Kebetulan ada anggota kita bernama Rahmat Daulay itu terkena pukulan juga, kami belum tahu siapa yang mukul, tadi agak ribut. Kebetulan ini saya mau ke Rumah Sakit Haji untuk melakukan visum, tadi agak berdarah hidungnya tadi, kami harapkan tidak ada apa-apa lah," jelasnya.

Sejumlah orang yang terlibat kericuhan diamankan oleh pihak kepolisian. Moettaqien berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

"Setelah kita lerai sudah bubar, kami berharap ini memang tidak terjadi lagi terulang dan dari teman-teman KAMMI bisa mengkonsolidasilah rekan-rekan sebelum acara berlangsung," tuturnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum KA KAMMI Sumut yang dilantik adalah Abdul Rahim Siregar. Abdul Rahim merupakan anggota DPRD Sumut dari PKS.



(niz/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads