Nasi menjadi makanan pokok bagi lebih dari setengah populasi dunia, termasuk di Indonesia. Namun, tak banyak yang tahu bahwa sejarah konsumsi nasi ternyata telah dimulai sejak sekitar 9.000 tahun lalu.
Fakta itu mengungkap bahwa nasi menjadi salah satu bahan pangan tertua yang masih bertahan hingga kini. Perjalanan panjang nasi dari tanaman liar hingga menjadi komoditas global melibatkan berbagai peradaban dan inovasi pertanian.
Bagaimana awal mula nasi dikenal manusia dan menyebar ke berbagai belahan dunia? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Dilansir detikFood dari Food NDTV (15/04/2026), sejarah mencatat bahwa budidaya padi dimulai sekitar 9.000 tahun lalu di wilayah Sungai Yangtze, China. Dari sana, beras menyebar ke berbagai wilayah Asia melalui jalur perdagangan, migrasi, serta pertanian.
Kemampuannya tumbuh di lahan tergenang air, daya simpan yang baik, serta fleksibilitas dalam pengolahan membuat beras mudah diterima di berbagai lingkungan. Pada abad ke-7, beras mulai menyebar ke wilayah Persia hingga Eropa, di mana setiap budaya mengembangkan cara pengolahan yang khas.
Di India, beras tidak hanya menjadi makanan pokok, tetapi juga memiliki makna budaya dan spiritual. Beras digunakan dalam berbagai ritual penting, seperti upacara Annaprashana yang menandai pertama kalinya bayi mengonsumsi makanan padat.
Sementara di Indonesia, beras atau nasi sudah menjadi makanan pokok utama yang hadir sejak dulu dan sampai sekarang masih menjadi makanan yang wajib ada di meja makan, restoran bintang lima sampai kuliner kaki lima.
Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
(astj/astj)