Gorengan Sore

Bobby Marah-marah di Tapteng hingga 155 Siswa di Kepri Keracunan MBG

Tim detikSumut - detikSumut
Jumat, 17 Apr 2026 17:10 WIB
Gorengan Sore 17 April 2026. (Foto: Tim detikSumut).
Medan -

Berbagai peristiwa menarik terjadi di wilayah Sumatera bagian Utara (Sumbagut) dalam sepekan terakhir. Hal ini diulas detikSumut dalam program Live Streaming 'Gorengan Sore'.

Dipandu Nur Akmal sebagai host dan Ahmad Arfah Fansuri Lubis sebagai narasumber, obrolan dalam 'Gorengan Sore' kali ini membahas tentang beberapa peristiwa yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Ada empat peristiwa atau berita utama yang dibahas yakni momen Gubernur Sumut Bobby Nasution marah-marah di Tapteng karena pengerjaan proyek penanganan sungai oleh BWSS berjalan lambat. Kemudian ada peristiwa siswa SMP di Siak, Riau tewas saat praktik sains, 155 siswa di Anambas, Kepri keracunan MBG dan siswa di Medan melewati pipa yang berbahaya untuk pergi dan pulang sekolah karena tak ada jembatan. Berikut rangkumannya.

1. Gubsu Bobby Marah-marah di Tapteng

Saat kunjungan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution ke Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), ada momen di mana Bobby marah-marah kepada pejabat di lokasi yang diketahui merupakan Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung.

Kejadian itu juga diunggah Pemprov Sumutt di Instagram mereka, Selasa (14/4/2026). Bobby marah-marah saat meninjau sungai yang meluar saat banjir besar November 2025 lalu. .

Saat di lokasi, Bobby yang sedang bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Yan Munzir berdiri di tengah hujan deras dengan payung.

Kalai ittu ekspresi dan bahasa tubuh Bobby terlihat sangat marah kepada Yan Munzir. Yan Munzir juga terlihat beberapa kali mendebat perkataan Bobby.

Di momen itu juga Bobby mengaku sudah memperjuangkan puluhan triliun untuk dana penanganan pascabencana di Sumut.

"Dari awal masyarakat ke sini berapa orang, warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus aja ini aja nggak bisa, orang perjuangin kau lho," kata Bobby Nasution dalam video itu.

Bobby juga menyebut Tapteng merupakan daerah paling lambat dalam proses pemulihan pasca banjir yang melanda wilayah itu akhir tahun lalu.

Terkait hal itu, Bobby pun memberikan penjelasan. Ia menyebut kejadian itu terjadi saat meninjau pembangunan tanggul dan sabo dam di sungai yang terkena bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Bobby pun mengaku marah karena warga banyak yang mengeluh belum dapat bantuan hingga pembebasan lahan yang lambat.

Ia mengaku warga selalu mengeluhkan tak dapat bantuan. Berbeda dengan daerah lain yang juga terdampak bencana seperi Tapsel, Taput dan Sibolga. Keluhan ada tapi tidak signifikan.

Bobby mengaku sudah sering mengingatkan soal percepatan pendataan untuk penerimaan banuan. Namun di Tapteng data itu belum juga rampung.

Emosi Bobby memuncak saat meninjau penanganan sungai yang akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Tukka. Bobby kesal karena sudah sebulan pekerjaan itu berkontrak namun pembangunan tanggul dan sabo dam itu belum bisa dikerjakan.

Bobby menilai wajar warga enggal membebaskan lahan karena banyak yang belum mendapatkan bantuan.

Bobby juga mengaku dapat keluhan dari warga soal air naik ke permukiman jika satu jam hujan mengguyur daerah itu. Bobby juga melihat langsung peristiwa itu.

Bobby pun memberikan waktu seminggu untuk menyelesaikan soal pembebasan lahan tersebut agar penanganan sungai dapat dilakukan. Pembebasan lahan dilakukan dengan mekanisme bencana.



Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"


(dhm/dhm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork