Hujan Es Terjadi di Atu Lintang Aceh Tengah, ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Atu Lintang Aceh Tengah, ini Penjelasan BMKG

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 06 Apr 2026 15:40 WIB
Penampakan hujan es yang sempat diabadikan warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang Jumat (13/2/2026).
Foto: Ilustrasi hujan es. (dok. Warga/Slamet Wahyuni)
Aceh Tengah -

Hujan es sempat mengguyur di Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena ini terjadi saat musim peralihan sama seperti tahun lalu.

Dilihat detikSumut, Senin (6/4/2026), dalam video beredar tampak warga mengumpulkan butiran es yang jatuh di pekarangan rumah, Sabtu (4/4). Hujan es turun disertai angin kencang.

Di beberapa titik, butiran es tampak menutupi permukaan tanah serta areal perkebunan warga. Warga diminta mewaspadai cuaca ekstrem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wilayah Aceh Tengah memang trendnya ketika memasuki musim peralihan berpotensi terjadi cuaca ekstrem seperti hujan es. Tahun sebelumnya juga terjadi hujan es di wilayah Aceh Tengah pada periode yang sama yaitu saat musim peralihan," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Miftahul Jannah saat dimintai konfirmasi detikSumut.

ADVERTISEMENT

Hujan es disebut berpotensi terjadi di kecamatan lain di daerah tersebut. Menurutnya, fenomena itu biasanya terjadi di wilayah dataran tinggi dengan suhu udara yang cukup dingin.

Mifta menjelaskan, hujan es terjadi disebabkan adanya awan cumulonimbus dan kondisi lingkungan di daerah Aceh Tengah identik dengan suhu dingin. Ketika awan cumulonimbus memasuki fase luruh dan butiran es yang terkandung di dalamnya tidak seluruhnya mencair karena kondisi suhu yang dingin dapat menghasilkan hujan es yang jatuh ke permukaan bumi.

"Fenomena hujan es ini umumnya terjadi pada masa peralihan musim, mengingat wilayah Aceh Tengah awal musim kemaraunya diprediksi terjadi antara dasarian 1 hingga dasarian 2 bulan Juni, dan sekarang masih dalam masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau sehingga potensi hujan es masih bisa terjadi," ungkapnya.



(agse/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads