Kronologi Balita Terjepit Pintu Lift di RSUD Dumai, Ortu Lagi Urus Administrasi

Riau

Kronologi Balita Terjepit Pintu Lift di RSUD Dumai, Ortu Lagi Urus Administrasi

Raja Adil Siregar - detikSumut
Selasa, 31 Mar 2026 10:59 WIB
Close up and soft focus of hands of small child leaning against glass in window with snowflakes on winter day. Concept of child loneliness, sadness, waiting for parents.
Ilustrasi balita (Foto: Getty Images/iStockphoto/Olga Kurdyukova)
Dumai -

Balita berusia tiga tahun terjepit pintu lift di ruangan Hemodialisa RSUD Dumai, Riau. Saat kejadian, orang tua korban tengah sibuk mengurus administrasi perpindahan pasien.

Kapolres Dumai, AKBP Angga Herlambang, menceritakan kronologi kejadian yang terjadi pada Jumat (27/3) siang. Kejadian itu sontak membuat suasana ruang medis mencekam.

"Orang tua korban sedang sibuk mengurus administrasi perpindahan pasien. Diketahui bahwa hari itu merupakan jadwal terakhir pengobatan nenek korban di RSUD Dumai sebelum akhirnya dialihkan untuk menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit lain," ujar AKBP Angga, Selasa (31/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Kapolres, ibu korban saat kejadian tengah sibuk mengurus dokumen administrasi yang membuat pengawasan terhadap anak yang sedang aktif-aktifnya menjadi lengah. Tanpa disadari, korban tersebut bermain di depan pintu lift.

ADVERTISEMENT

Ketika pengunjung lain keluar masuk itulah, tangan korban terjepit hingga memicu kepanikan."Saat lift digunakan oleh pengunjung lain, tangan korban terjepit di antara celah pintu yang sedang bergerak menutup secara otomatis," jelas Angga.

Jeritan pecah saat sang ibu baru menyadari anaknya dalam kondisi terjepit. Beruntung, respon cepat ditunjukkan oleh para perawat di ruang HD serta keluarga pasien lain yang berada di lokasi.

Petugas keamanan di lokasi langsung turun tangan memanggil pekerja dari Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPRS) untuk melakukan proses evakuasi darurat. Setelah perjuangan petugas mengeluarkan tangannya dari jepitan pintu lift, Atalia segera dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Saat ini korban telah dipindahkan ke ruang rawat inap bedah, tepatnya di Kamar 111. Ini dalam rangka menjalani pemulihan," kata Angga.

Terkait luka yang dialami korban, petugas kepolisian masih menunggu laporan dari dokter medis yang menangani korban. Namun, polisi mengimbau orang tua lebih ketat dalam mengawasi anak-anak.

"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar tetap waspada dan tidak melepas pengawasan terhadap anak saat berada di fasilitas umum. Terutama di area yang memiliki risiko mekanis tinggi seperti lift," kata mantan Kapolres Kuantan Singingi itu.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads