Peneliti Ungkap Warna Pakaian yang Bikin Nyamuk Tertarik

Trisna Wulandari - detikSumut
Selasa, 24 Mar 2026 11:01 WIB
Foto: REUTERS/Josue Decavele
Jakarta -

Nyamuk kerap dianggap tertarik hanya pada bau tubuh atau kondisi lingkungan, namun temuan terbaru menunjukkan hal yang tak kalah penting, warna pakaian yang dikenakan. Peneliti mengungkap bahwa warna tertentu ternyata mampu menarik perhatian nyamuk lebih kuat dibandingkan warna lainnya.

Temuan ini membuka fakta baru yang menarik sekaligus penting untuk diketahui, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan. Dengan memahami warna pakaian yang disukai nyamuk, risiko gigitan pun bisa diminimalkan sejak awal.

Peneliti mendapati, kombinasi pakaian dengan warna gelap sekaligus pelepasan karbon dioksida (CO2) yang benar-benar membuat nyamuk tertarik dan mengunci target gigitan. Artinya, saat manusia bernapas dan mengembuskan CO2, nyamuk melihatnya sebagai tanda ada mahkluk hidup untuk diisap darahnya.

Sekilas, cukup satu faktor pakaian warna gelap saja untuk membuat kita digigit nyamuk. Sebab, manusia pada dasarnya sudah pasti bernapas, kecuali sengaja menahan napas atau meninggal.

Namun, peneliti menjelaskan, temuan bahwa kombinasi faktor warna baju gelap dan faktor pelepasan CO2 tidak sekadar untuk mengingatkan orang agar kurangi pakai baju gelap di daerah rawan nyamuk pembawa penyakit.

Mereka menilai, hasil temuan ini bisa digunakan untuk mengembangkan alat perangkap isap nyamuk yang bisa melepaskan CO2 atau punya sumber cahaya konstan.

"Studi kami menunjukkan, menggunakannya secara berkala dan mengaktifkan isap pada interval tertentu, mungkin lebih baik. Sebab, nyamuk cenderung tidak berlama-lama di sekitar targetnya ketika kedua isyarat tersebut (visual dan kimiawi) tidak digunakan secara bersamaan," jelas peneliti Christopher Zuo yang juga mahasiswa S2 Georgia Institute of Technology dilansir detikEdu dari Science Daily, Senin (23/3/2026).



Simak Video "Indonesia Sehat Dimulai dari Kita"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork