Hai detikers, khususnya kamu yang saat ini sedang menikmati berbagai sukacita di Idulfitri. Biasanya, saat memasuki hari raya banyak hidangan dan santapan yang dapat kita nikmati. Wajar, karena hari kemenangan merupakan hari sukacita yang dirayakan bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
Beragam kuliner akan tersaji sebagai bagian dari jamuan. Umumnya jamuan lebaran di Indonesia memiliki khas yang sangat beragam sesuai dengan daerah masing-masing. Namun,segala bentuk hidangan tersebut harus dinikmati dengan batas wajar agar tidak mengganggu Kesehatan kita.
Nah, khusus bagi kamu pembaca detikSumut, berikut kami ulas asupan makanan yang harus kami hindari dan jaga selama menikmati hidangan lebaran. Ulasan ini dikuti dari detikHealth yang dirangkum dari situs Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia UGM dan Dinkes Pohuwato.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanan yang harus dibatasi:
Sejumlah makanan dan hidangan dalam lebaran harus dibatasi. Alasan untuk membatasi makanan ini untuk mengatur pola serapan tubuh agar tidak berlebih. Pasalnya jika berlebih dapat menimbulkan efek yang negative terhadap kesehatan kita. Detikers, berikut dua kandungan yang harus dibatasi:
1. Batasi asupan gula
Saat Lebaran juga pasti banyak tersaji makanan manis, seperti aneka kue dan roti. Belum lagi minuman seperti sirup, es buah, hingga teh manis.
Boleh saja mencicipinnya, tetapi perhatikan lagi jumlahnya. Jika dikonsumsi terlalu banyak maka akan meningkatkan risiko karies gigi, diabetes, hingga obesitas.
Jangan lupa banyak air putih setelah makan dan minum yang manis untuk mengurangi kadar gulanya.
2. Batasi makanan dan asupan kalori
Meski banyak makanan tersaji, tetaplah sadar untuk membatasi jumlah makanan yang masuk ke tubuh kita. Jika ingin mencicipi, makanlah dengan sedikit porsi.
Selain itu, batasi juga porsi makanan yang tinggi kalori, misalnya masakan bersantan dan tinggi lemak. Jika kebanyakan bisa meningkatkan berat badan, kolesterol, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Makanan yang harus dikonsumsi dengan teratur
Selain pembatasan makanan yang mengandung kalori dan gula, detiker juga harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung serat. Selain asupan serat detikers juga harus mengkonsumsi cairan yang cukup. Berikut ulasannya untuk detikers.
1. Makan sayur dan buah
Usahakan untuk rutin mengonsumsi sayur dan buah saat Lebaran. Lanjutkan kebiasaan ini setelah Lebaran untuk memenuhi asupan serat, vitamin, mineral, karotenoid, fitosterol, flavonoid, senyawa fenolik, dan antioksidan.
WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran setidaknya 400 gram/orang setiap hari.
2. Penuhi kebutuhan cairan
Minum cukup air putih setiap hari. Usahakan sedikitnya minum 2 liter atau 8 gelas setiap hari. Hindari minuman manis, bersoda, kafein, dan alkohol.
Atur pola makan dan olahraga
Detikers harus juga memahami bahwa mengatur pola makan dapat membantu menjaga Kesehatan. Hal ini sangat mempengaruhi pada sistem kerja organ tubuh. Selain mengatur pola makan, detiker juga harus meluangkan waktu untuk menggerakkan tubuh dengan berolahraga. Nah detiker berikut ulasannya:
1. Pilih jenis makanan tepat
Dari banyaknya pilihan makanan, pilih jenis makanan yang tepat, yakni yang mengandung semua zat gizi makronutrien (karbohidrat, protein atau lemak), mikronutrien (vitamin mineral) dan cairan harian terpenuhi.
Daripada nasi putih, pilihlah nasi merah, roti gandum atau oatmeal. Daripada gorengan atau junk food, makanan yang dimasak tanpa minyak.
2. Terapkan prinsip diet
Jangan lupa untuk menerapkan prinsip diet 4J, yaitu Jumlah, Jadwal, Jenis dan Jurus Masak. Jurus memasak yaitu memilih cara pengolahan yang bervariasi, seperti kukus, rebus, panggang, dan pepes daripada menggoreng. Menggoreng boleh saja, tetapi maksimal dua kali seminggu.
3. Berolahraga
Dan yang pasti adalah tubuh harus bergerak aktif. Usahakan untuk berolahraga 30 menit sehari atau 150 menit per minggu. Olahraga tidak perlu yang memerlukan alat dan biaya besar. Kamu bisa senam di rumah atau lari pagi di sekitar rumah.
artikel ini telah tayang di detikHealth dengan judul: 7 Tips Menjaga Pola Makan Setelah Lebaran agar Tetap Sehat |
(bpa/bpa)











































