Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), melaksanakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari ini. Pelaksanaan salat Id berlangsung di berbagai tempat, di mana para pengikut jamaah ini berada.
Salah satu lokasinya di Surau Baru, Kecamatan Pauh Kota Padang. Puluhan orang dengan khusyuk melaksanakan salat Id dalam masjid. Sebelum pelaksanaan salat, mereka melantunkan suara takbir, tahlil dan tahmid.
Salah satu Imam tarekat Naqsabandiyah Padang, Zahar, mengatakan lebaran yang lebih awal tersebut berpatokan pada perhitungan Hisab dan Kalender Tarekat bernama hisab Munjid yang dikeluarkan secara turun temurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan penanggalan kita, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari ini, Kamis 19 Maret 2026. Kita melaksanakan Shalat id. Dimanapun pengikut Tareket naqsabandiyah melaksanakan Salat id hari ini," kata Zahar kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Zahar mengatakan yang menjadi jamaah salat Id bukan hanya berasal dari Kota Padang saja, melainkan juga dari berbagai daerah, seperti Solok dan Pariaman.
Naqsabandiyah selalu menetapkan awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha lebih awal dari pemerintah. Para pengikut Naqsabandiyah umumnya berusia di atas 40 tahun.
Di Kota Padang, ada 50 surau dan Masjid Naqsabandiyah dengan jamaah lebih dari 1.500 orang. Sementara di Sumatera Barat, pengikut aliran ini diperkirakan mencapai belasan ribu orang.
(dhm/dhm)
