Rasulullah SAW mengonsumsi buah kurma saat berbuka puasa. Beliau mencontohkan langsung untuk berbuka dengan kurma sebelum melaksanakan salat Magrib.
Dalam hadis riwayat Anas bin Malik disebutkan:
"Rasulullah berbuka puasa dengan beberapa butir kurma segar sebelum salat. Jika tidak ada kurma segar, maka dengan kurma kering. Jika tidak ada, maka beliau meneguk beberapa teguk air. (HR. Sunan Abu Dawud dan Jami at-Tirmidhi)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakar penyakit dalam dari FKUI, Prof Ari Fahrial Syam, menjelaskan sederet manfaat makan buah kurma saat berbuka puasa. Ia menyebut kurma dapat membantu memulihkan tenaga setelah berpuasa sehari penuh.
"Kurma mengandung karbohidrat yang kompleks. Dia ada serat, ada mineral sehingga cukup ideal sesuai dengan anjuran nabi untuk berbuka puasa," ucapnya dikutip detikHealth.
"Sunahnya demikian disebutkan untuk dikonsumsi dalam jumlah ganjil, yaitu 1, 3, atau 5 buah," lanjut dia.
Kurma Juga Punya Kandungan Air
Meski terlihat kering, ternyata kurma mengandung air. Prof Ari mengatakan buah ini sangat baik dikonsumsi oleh orang dengan penyakit kencing manis.
"Kurma ini juga termasuk buah, jadi pasti ada komponen airnya walaupun kecil," kata dia.
Menurutnya, kurma bisa menjadi pilihan utama yang aman bagi orang dengan riwayat kencing manis. Meski rasanya manis, tetapi kurma masih tergolong aman.
"Ini bisa menjadi pilihan utama, terutama pada orang yang mempunyai masalah kencing manis, dibandingkan dengan hal-hal yang manis lainnya, seperti yang terbuat dari gula," pungkas Prof Ari.
(astj/astj)











































