Bendungan di Bireuen Rusak Akibat Bencana, Ribuan Hektare Sawah Terdampak

Aceh

Bendungan di Bireuen Rusak Akibat Bencana, Ribuan Hektare Sawah Terdampak

Agus Setyadi - detikSumut
Selasa, 24 Feb 2026 15:50 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo saat tinjau bendung irigasi Pante Lhong, Bireuen, Aceh.
Menteri PU Dody Hanggodo saat tinjau bendung irigasi Pante Lhong, Bireuen, Aceh. (Foto: Agus Setyadi/detikSumut).
Bireuen -

6.500 hektare sawah di Bireuen, Aceh terdampak akibat bendung irigasi Pante Lhong di Desa Beunyot Kecamatan Juli rusak parah akibat bencana akhir November 2025. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat ini melakukan sejumlah langkah penanganan agar sawah warga kembali terairi.

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kondisi bendungan itu didampingi Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya. Di lokasi, satu alat berat tampak mengeruk sedimen di bangunan intake ke arah pintu bendungan.

Sungai Peusangan yang menjadi sumber air sawah di daerah tersebut melebar akibat banjir sehingga air tidak lagi mengalir ke irigasi yang mengarah ke persawahan. Di lokasi itu rencananya akan dibuat cofferdam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sekarang masih tanggap darurat, itu menyiapkan cofferdam segala macam. Yang utama adalah sebetulnya bagaimana air yang ada di bendung ini bisa masuk sampai ke sawah yang di belakang," kata Dody kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dody menargetkan air sudah dapat mengaliri sawah warga sebelum lebaran Idulfitri sehingga setelah hari raya warga sudah dapat menanam padi. Langkah penanganan selanjutnya yakni memperkuat sisi kiri dan kanan sehingga bila terjadi banjir lagi sungai tidak melebar.

Selain itu, Kementerian PU juga disebut telah melakukan penanganan di saluran irigasi dan prosesnya hampir selesai. Sementara untuk kondisi sawah yang tertimbun lumpur, Dody mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian.

"Irigasinya sudah dibersihkan teman-teman dari balai sungai. Untuk sawah-sawah yang masih bagus insyaallah setelah Ramadan sudah bisa tanam," jelas Dody.

Bupati Mukhlis menjelaskan, bendung irigasi Pante Lhong merupakan salah satu bendungan terbesar di Bireuen yang terdampak banjir. Sebagian warga saat ini bertani dengan memanfaatkan air hujan maupun air sisa banjir.

"Di Bireuen ada enam bendungan yang rusak, salah satunya Pante Lhong yang mengairi 6.500 hektare sawah. Luas sawah kita keseluruhan 15.000 ribu hektare dan 2.000 hektare di antaranya rusak," jelas Mukhlis.

"Yang sangat menyedihkan lagi, irigasi juga pada rusak. Yang ini bisa segera difungsikan. Seperti kata Pak Kabalai tadi, insyaAllah dalam bulan puasa ini, bisa dilaksanakan segera. Mungkin setelah lebaran sudah bisa difungsikan," jelas Mukhlis.




(agse/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads