Lukisan kuda api karya Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilelang dibeli oleh pengusaha nasional, Low Tuck Kwong seharga Rp 6,5 miliar. Siapa sebenarnya sosok Low Tuck Kwong?
Dikutip detikFinance, Low Tuck Kwong adalah orang terkaya keempat di Indonesia dan ke-116 di dunia saat ini. Kekayaan Utama Low Tuck Kwong berasal dari batu bara sehingga dikenal sebagai raja batu bara (King of Coal) Indonesia.
Berdasarkan data Real Time Net Worth Forbes, Kamis (19/2/2026), Low Tuck Kwong tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 20,4 miliar atau setara Rp 344,78 triliun (kurs Rp 16.901).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Low Tuck Kwong merupakan pendiri dari PT Bayan Resources Tbk, sebuah perusahaan pertambangan batu bara di Indonesia. Pria berusia 77 tahun itu juga mengendalikan perusahaan energi terbarukan Singapura, bernama Metis Energy yang sebelumnya dikenal sebagai Manhattan Resources.
Selain itu, Low Tuck Kwong memiliki saham di The Farrer Park Company dan Samindo Resources. Ia juga berperan dalam SEAX Global yang sedang membangun sistem kabel bawah laut untuk konektivitas internet yang menghubungkan antara Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Lukisan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilelang laku sebesar Rp 6,5 miliar oleh pengusaha Low Tuck Kwong. (Adhfar/detikcom) Foto: Adhfar/detikcom |
Lahir di Singapura, Low Tuck Kwong saat ini telah menetap dan menjadi warga negara Indonesia (WNI). Ia mengawali kariernya dengan bekerja pada perusahaan konstruksi milik ayahnya di Singapura saat masih remaja, kemudian tahun 1972 pindah ke Indonesia untuk mencari kesempatan lebih besar.
Low Tuck Kwong Beli Lukisan SBY
Sebelumnya diberitakan, Low Tuck Kwong menjadi pemenang lelang lukisan kuda api SBY seharga Rp 6,5 miliar. Lukisan tersebut secara simbolis diserahkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada perwakilan Low Tuck Kwong dalam peringatan Imlek Demokrat 2026.
"Rp 6,5 miliar dari Dato Low dari Bayan Resources. 3, 2, 1, kita tutup. Congratulations Dato Low," kata Ketua BPOKK Partai Demokrat Ossy Dermawan saat memandu lelang di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (18/2).
AHY menjelaskan lukisan tersebut dibuat dengan semangat transformasi untuk Indonesia semakin damai. Hasil lelang akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera, utamanya kaum Tionghoa.
"Hasil lelang lukisan tadi sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan, untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, masyarakat prasejahtera, termasuk masyarakat yang terdampak di daerah bencana, khususnya juga masyarakat keturunan Tionghoa," ujar AHY.
Simak Video "Video: SBY Pamerkan Lukisan Terbaru di ITB, Begini Wujudnya"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)

