Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Siak Pusako (BSP) kini berada di ambang kebangkitan. Khususnya setelah melalui masa sulit yang memicu pesimisme publik.
Pernyataan itu disampaikan Afni usai rapat evaluasi bersama jajaran direksi PT BSP di rumah dinas Bupati Siak, beberapa waktu lalu. Rapat turut dihadiri Pelaksana Tugas Direktur PT BSP Raihan bersama Komisaris Heriyanto yang juga Asisten 2 Setda Siak.
Afni Zulkifli mengungkap PT BSP sebagai salah satu BUMD andalan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak. Namun, berbagai persoalan beberapa tahun terakhir membuat kinerja perusahaan menurun dan timbul keraguan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang saat ini banyak yang pesimis melihat kondisi BSP. Tapi kami pelan-pelan melakukan perubahan kegiatan, efisiensi, dan terus mendorong peningkatan kinerja, supaya BSP bisa kembali seperti semula dan menjadi harapan masyarakat bersama. Alhamdulillah akan ada kabar baik dari BSP," kata Afni, Rabu (11/2/2026).
Langkah pembenahan dilakukan secara bertahap dengan menitikberatkan pada efisiensi operasional. Termasuk penyesuaian kegiatan usaha agar sejalan dengan regulasi yang berlaku.
Selain itu perusahaan akan tetap menjaga lifting dan strategi terbaik untuk menjaga deviden. Ini, tidak lepas dari upaya dalam meningkatkan pendapatan perusahaan di periode mendatang.
Bupati perempuan pertama di Siak itu juga menekankan pentingnya kepatuhan PT BSP terhadap Kontrak Kerja Sama (KKP). Begitu juga aturan lain sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi dan ketaatan perusahaan.
"Kini BSP berada di ambang kebangkitan dan tetap menjadi andalan pendapatan daerah Kabupaten Siak. Kita optimis akan hal itu," kata Afni.
Pemkab Siak berharap proses pembenahan tersebut dapat mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran PT BSP sebagai BUMD strategis bagi pembangunan daerah di Negeri Istana.
