Trek lari Lapangan Merdeka Medan kembali ditutup lantaran rusak dan terkelupas. Amatan detikSumut di lokasi, ambal trek lari terkelupas di beberapa titik dan ditumpuk di tepi jalur.
Karena kerusakan ini, trek lari tampak ditutup kembali dengan tali berwarna kuning-hitam. Terdapat poster kertas berwarna putih dengan informasi bertuliskan "Maaf!!! jogging track ditutup sementara sedang ada perbaikan," yang ditempel di atas tali pembatas tersebut di beberapa sisi lapangan.
Ratusan warga tampak tetap menggunakan bagian luar jalur untuk jalan dan berlari. Beberapa di antaranya juga berswafoto di depan tali pembatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang warga, Indah (22) mengaku heran mengapa jogging track kembali ditutup padahal baru dibuka beberapa waktu lalu. Menurutnya, bahan yang digunakan untuk trek lari memiliki kualitas yang rendah.
"Sebenarnya olahraga di sini enak, tapi itulah, jogging tracknya cepat kali rusak. Kayaknya ambalnya tipis, jadi mudah terkelupas," ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Sabtu (7/2/2026).
Indah yang merupakan warga Kecamatan Medan Kota ini mengaku selain jogging track, ia juga menyoroti banyaknya fasilitas yang masih terbungkus plastik.
"Ini juga alat-alatnya masih dibungkus plastik, enggak dibuka-buka. Kalau gitu ngapain dibuat, kan ini fasilitas publik," tambahnya.
Terkait hal ini, detikSumut sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) John Esther Lase. Namun hingga berita ini diturunkan, John belum memberikan tanggapan.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap meninjau perkembangan pembangunan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan khususnya di bagian basement. Dari hasil tinjauan tersebut, kontraktor menargetkan revitalisasi Lapangan Merdeka rampung pada 10 Februari 2026.
"Tadi kita sudah tanyakan ke pengembang dan kontraktor, InsyaAllah tanggal 10 Februari ini sudah selesai. Setelah itu masuk tahap serah terima ke Dinas Perkim dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan. Mudah-mudahan sebelum lebaran atau setelah lebaran sudah bisa kita manfaatkan," ujar Zakiyuddin, Rabu (14/1/2026).
Diketahui Lapangan Merdeka Medan direvitalisasi dengan anggaran sebesar Rp 497 miliar dengan sistem tahun jamak (multiyears) sejak tahun 2022 hingga 2024. Pada tahun 2025, Pemkot Medan kembali menganggarkan sebesar Rp 78,5 miliar untuk sarana dan prasarana pendukung lapangan.
Namun, pengerjaan proyek terlambat hingga 2026 lantaran beberapa kendala di antaranya banjir yang terjadi pada November 2025 dan beberapa barang yang harus diimpor dari luar negeri.
