Mayat Bayi Terbungkus Kantong Ditemukan di Pinggir Sungai Maros, Polisi Selidiki

Regional

Mayat Bayi Terbungkus Kantong Ditemukan di Pinggir Sungai Maros, Polisi Selidiki

Muhammad Subhan - detikSumut
Minggu, 01 Feb 2026 17:40 WIB
Ilustrasi penemuan mayat bayi (Dok detikcom)
Ilustrasi penemuan mayat bayi. (Foto: Dok detikcom)
Maros -

Mayat bayi ditemukan warga terbungkus kantong kain berwarna merah di pinggir sungai di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi telah mengevakuasi jasad bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan

"Benar ada penemuan bayi perempuan di bawah jembatan di pinggir sungai," kata Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026), melansir detikSulsel.

Mayat bayi itu ditemukan di pinggir sungai di bawah jembatan, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Minggu (1/2) sekitar pukul 10.53 Wita. Mayat tersebut ditemukan seorang warga inisial AK (26) yang sedang membersihkan saat hendak membuka warungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi membersihkan di sekitar TKP dan melihat sebuah kantong merah. Pada saat saksi membuka kantongan tersebut saksi terkejut karena melihat isinya adalah seorang bayi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Polisi yang mendapat laporan selanjutnya mengevakuasi mayat bayi tersebut lebih dulu ke Puskesmas Mandai. Setelahnya, mayat bayi dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSUD) La Palaloi Maros.

"Personel Polsek Mandai yang tiba di TKP langsung mengamankan kantongan tersebut ke Puskesmas Mandai karena berhubung kondisi cuaca yang sudah gerimis dan hendak hujan. Sekarang sudah di RSUD La Palaloi," paparnya.

Saat ini aparat kepolisian masih melalukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku dan orang tua dari bayi tersebut. Pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi di lokasi.

"Kami sedang penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku pembuang bayi ini sekaligus siapa orangtua bayi ini," pungkasnya.



(dhm/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads