Asam urat parah sering ditandai nyeri sendi hebat, bengkak, dan rasa panas yang datang tiba-tiba, terutama di malam hari. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas bahkan memicu komplikasi serius. Salah satu kunci utama mencegah asam urat kambuh adalah mengatur pola makan dan menghindari makanan tertentu yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
Tak banyak yang sadar, beberapa makanan sehari-hari justru menjadi pemicu utama serangan asam urat. Mulai dari jeroan hingga minuman tertentu, semuanya bisa memperparah gejala jika dikonsumsi tanpa kontrol. Karena itu, penting untuk mengetahui daftar 7 makanan yang harus dijauhi agar asam urat tidak semakin parah dan kesehatan sendi tetap terjaga.
7 Pantangan Makanan Agar Asam Urat Tidak Kambuh
Dikutip dari detikHealth, beriku ini beberapa pantangan makanan yang perlu diperhatikan oleh pengidap asam urat di antaranya:
1. Alkohol
Konsumsi alkohol dikaitkan dengan asam urat. Anggur telah lama dikaitkan dengan kadar purin yang lebih rendah dan dianggap aman jika dikonsumsi dalam jumlah sedang bagi orang dengan riwayat dan risiko kadar asam urat tinggi.
Namun, sebuah studi yang melibatkan 724 orang dengan riwayat asam urat yang mengonsumsi alkohol menemukan bahwa anggur, bir, dan minuman keras masing-masing dikaitkan dengan risiko kambuhnya asam urat yang tinggi. Hal ini berlaku bahkan pada jumlah yang mungkin sedang.
2. Ragi
Ragi dan ekstrak ragi tertentu mengandung purin yang tinggi. Ekstrak ragi bisa ditemukan dalam kecap asin dan camilan asin.
Simak Video "Video: Keseringan Kena Kipas Angin Bikin Asam Urat? Ini Faktanya"
(astj/astj)