Riau

Warga Pekanbaru Ngeluh, Bayar Retribusi-Sampah Tak Diangkut

Raja Adil Siregar - detikSumut
Selasa, 06 Sep 2022 23:45 WIB
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun (Raja Adil Siregar/detikSumut)
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun (Raja Adil Siregar/detikSumut)
Pekanbaru -

Tumpukan sampah terjadi di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru, Riau. Mirisnya retribusi terus dijemput petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, namun sampah tak diangkut.

Hal itu diungkap sejumlah pemilik toko di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru. Pemilik toko mengaku setiap bulan petugas DLHK datang menjemput retribusi.

"Tiap bulan datang ambil retribusi. Tetapi sampah tidak diangkut," tegas Ali kepada detikSumut, Selasa (6/9/2022).


Ali mengaku awalnya petugas datang ke toko untuk mengutip retribusi sampah. Petugas datang menggunakan atribut DLHK Pekanbaru dan dibekali surat-surat bertuliskan 'Surat Perintah Tugas' terkait penagihan retribusi layanan persampahan khusus badan usaha.

Dalam surat, tertulis nama petugas yang melakukan pungutan. Mereka meminta tagihan dan dinilai memberatkan pemilik badan usaha sejak 2021 lalu.

"Ya datang sejak tahun 2021 lalu itu. Ada pakai rompi DLHK minta retribusi, intinya kami tidak masalah asalkan sampah juga diangkut," kata Ali.

Hanya saja, setelah dibayar sampah tak kunjung diangkut. Justru sampah sisa jualan membusuk dan menimbulkan bau tak sedap.

"Nggak ada diangkut, jadi kita bayar saja. Akhirnya dari minta Rp 300 ribu itu turun jadi Rp 150 ribu, tapi sampah tak mereka angkut. Kami harus membayar orang lagi untuk ambil sampah," katanya.

Tak sampai di situ, seiring berjalan waktu tagihan retribusi itu justru kembali turun. Tercatat Mei lalu tagihan jadi Rp 100 ribu dan dibayarkan setiap tanggal 1.

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun Minta Warga Adukan Persoalan Persoalan Sampah ke Dirinya. Baca Halaman Berikutnya:



Simak Video "Dramatis! Proses Evakuasi Anak Gajah dari Galian di Riau"
[Gambas:Video 20detik]