Resep Pindang Pegagan Indralaya yang Segar dan Kaya Rempah

Sumatera Selatan

Resep Pindang Pegagan Indralaya yang Segar dan Kaya Rempah

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Jumat, 17 Apr 2026 21:00 WIB
Pindang catfish when hot, tastes delicious
Foto: Ilustrasi pindang patin (Getty Images/Elwimina Nurjanah)
Palembang -

Selain pempek, Sumatera Selatan juga memiliki beragam kuliner khas yang menggugah selera, salah satunya pindang. Hidangan ini dikenal dengan kuahnya yang asam, segar, dan kaya rempah.

Dilansir dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan, pindang di Sumatera Selatan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Salah satu jenis pindang yang populer adalah pindang Pegagan yang berasal dari wilayah Ogan Ilir.

Hidangan ini juga banyak dijumpai di Ogan Ilir terutama Indralaya sebagai ibu kota kabupatennya dan menjadi salah satu rekomendasi makanan yang wajib dicoba. Bagi detikers yang belum sempat mencicipinya langsung, resep berikut bisa menjadi referensi untuk mencoba membuatnya di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Resep Pindang Pegagan Indralaya

Adapun resep pindang Pegagan ini dikutip dari buku Kuliner Palembang: Tradisi dan Identitas Masakan karya Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, dkk, perlu diketahui jika resep Pindang Pegagan ini khas Ogan Ilir, alasan pemilihan resep ini karena Indralaya adalah ibu kota Kabupaten Ogan Ilir.

Pindang ini memiliki karakteristik utama seperti bumbu yang harus diulek halus, kuah berwarna merah jernih, dan rasa asam yang berasal dari asam jawa atau tomat. Berikut resep lengkapnya:

ADVERTISEMENT

Bahan:

  • 500 gram Ikan Patin atau Baung (potong-potong)
  • 1 liter air
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 2 mata asam jawa, larutkan dengan sedikit air
  • 2 buah tomat merah, potong-potong
  • Garam secukupnya
  • Gua pasir secukupnya

Bumbu Halus:

  • 1/2 sdt terasi bakar
  • 8 butir bawang merah
  • 10 buah cabai merah keriting

Cara Membuat:

  • Didihkan air dalam panci. Masukkan bumbu halus, serai, dan garam. Lalu masuk hingga aroma mentah bumbu hilang.
  • Masukkan potongan ikan. Masak dengan api sedang agar kaldu ikan keluar.
  • Tambahkan larutan asam jawa dan gula pasir. Koreksi rasa.
  • Terakhir, masukkan potongan tomat. Masal sebentar hingga tomat agak layu, lalu angkat.

Asal-Usul Pindang Pegagan

Pindang adalah proses pengolahan ikan dengan cara merebusnya bersama garam dan bumbu tertentu untuk tujuan pengawetan. Di Sumatera Selatan, teknik ini berkembang pesat karena melimpahnya ikan air tawar dari Sungai Musi, terutama daerah Ogan Ilir dan wilayah rawa.

Pindang Pegagan berasal dari suku Pegagan, salah satu sub-suku di wilayah Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir. Suku ini secara historis mendiami sepanjang aliran Sungai Ogan, khususnya di wilayah Tanjung Raja dan Pemulutan.

Dahulu, masyarakat Pegagan banyak yang hidup di atas rakit atau rumah panggung di pinggir sungai. Pola hidup yang dekat dengan air membuat mereka membutuhkan cara memasak yang praktis. Karena hidup berpindah atau di area rawa, bumbu yang digunakan adalah bahan-bahan dasar yang mudah dibawa dan disimpan, seperti cabai, bawang, dan terasi.

Demikian informasi mengenai resep pindang Pegagan khas Indralaya. Semoga bermanfaat ya detikers!

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads