Sambal Khas Lampung Selain Seruit, dan Cara Membuatnya di Rumah

Sambal Khas Lampung Selain Seruit, dan Cara Membuatnya di Rumah

Aldekum Fatih Rajih - detikSumbagsel
Kamis, 15 Jan 2026 23:00 WIB
Sambal Khas Lampung Selain Seruit, dan Cara Membuatnya di Rumah
Foto: Ilustrasi sambal (Getty Images/Maslan Maslan)
Palembang -

Selain seruit, masih banyak lagi jenis sambal khas Lampung dapat dijumpai. Seperti sambal rampai, sambal tempoyak, sambal isem kumbang, dan sambal halipu.

Sambal khas Lampung tersebut umumnya memiliki rasa yang hampir mirip dengan seruit, sehingga banyak yang penasaran untuk mencoba memasaknya saat di rumah.

Dilansir dari laman Jaringan Desa Wisata Provinsi Lampung, serta berbagai sumber lainnya, berikut merupakan ulasan tentang sambal khas Lampung selain seruit, dan cara membuatnya saat di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sambal Khas Lampung

1. Sambal Rampai

Sambal ini berbahan dasar tomat kecil yang kerap disebut dengan rampai, yang diolah langsung dengan cara mengulek seluruh bahannya, adapun resepnya sebagai berikut:

Bahan-bahan:

ADVERTISEMENT
  • Cabai rawit, sesuai selera.
  • Bawang merah.
  • Tomat rampai.
  • Terasi bakar.
  • Garam secukupnya.
  • Gula merah atau gula putih secukupnya.
  • Perasan jeruk nipis, sebagai variatif tambahan.
  • Penyedap rasa, jika perlu.

Cara membuat:

  • Masukkan cabai rawit, bawang merah, terasi bakar, garam, dan gula merah ke dalam cobek. Ulek kasar hingga semua bahan tercampur rata, jangan terlalu halus.
  • Tambahkan tomat rampai, lalu ulek kembali sebentar saja. Tujuannya agar rampai pecah dan mengeluarkan sari, tapi teksturnya masih sedikit kasar.
  • Cicipi sambal dan tambahkan garam, gula, atau cabai jika perlu.Peras air jeruk limau di atas sambal untuk aroma dan kesegaran lebih.
  • Sambal rampai siap dinikmati selagi segar dengan nasi hangat, ikan bakar, ayam goreng, tempe, tahu, atau lalapan.

2. Sambal Tempoyak Lampung

Sensasi rasa dari tempoyak adalah masam, karena terjadinya proses fermentasi bahan baku utamanya, yaitu durian. Selain itu, tempoyak kerap dijadikan bumbu masakan.

Bahan-bahan:

  • Tempoyak siap pakai.
  • 5 butir bawang merah.
  • Kunyit secukupnya
  • Lengkuas
  • 1 tangkai serai, yang telah digeprek
  • 250 gram udang, yang sudah dikerat kulitnya.
  • 500 ml santan
  • seperdua sendok teh garam
  • Gula seperempat, takaran sendok teh

Cara membuat:

  • Haluskan bawang merah, kunyit, dan lengkuas lalu aduk dengan bahan lainnya, kemudian didihkan sampai matang. Lalu, sajikan dengan nasi hangat serta lauk lainnya.

3. Sambal Isem Kumbang

Rasa dan bahan dasar dari sambal Isem kumbang serupa dengan sambal seruit. Hanya saja yang membedakan terdapat suatu buah yang ditambahkan, yaitu buah isem kumbang.

Buah tersebut, masuk dalam kategori buah musiman yang langkah, dan dapat ditemukan di daerah Kotabumi Lampung.

Isem kumbang memiliki tingkat keasaman yang berbeda dibandingkan dengan asam jawa atau asam kandis.

Bahan-bahannya:

  • Buah isem kumbang muda
  • Cabai rawit
  • Bawang merah
  • Garam
  • Gula merah atau dapat juga gula pasir, yang dapat menentukan warna sambal
  • Terasi bakar, sebagai penyedap opsional.

Cara Membuatnya:

  • Kupas buah isem kumbang, buang bijinya jika perlu, lalu iris-iris atau dapat dibiarkan utuh.
  • Ulek kasar cabai, bawang merah, garam, dan terasi (jika pakai) di cobek.
  • Masukkan irisan buah kumbang ke dalam ulekan bumbu, ulek sebentar saja agar tidak terlalu halus.
  • Tambahkan gula, aduk rata.
  • Sambal siap dinikmati sebagai pendamping ikan goreng, ikan bakar, atau lalapan, cukup dengan nasi hangat.

4. Sambal Halipu

Halipu dalam bahasa Lampung berarti siput sawah, dan termasuk menu makanan khas yang digemari masyarakat saat bulan Ramadhan.

Bahan-Bahannya:

  • Halipu atau sipu sawah, bisa pakai yang kalengan atau segar.
  • Cabai merah keriting atau rawit, sesuai selera pedas.
  • Bawang merah dan putih.
  • Tomat.
  • Terasi yang telah dibakar sebentar.
  • Garam, gula pasir, kaldu jamur.
  • Minyak goreng
  • Air.
  • Bawang goreng, untuk taburan.
  • Dapat menambahkan kentang goreng, atau pete sebagai variasi.

Cara Membuatnya:

  • Ulek atau blender cabai, bawang merah, bawang putih, dan terasi hingga halus. Jika diulek jang terlalu halus.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang, pastikan aroma langu hilang.
  • Masukkan potongan tomat, tumis hingga tomat layu dan lembut.
  • Masukkan halipu yang sudah bersih (jika segar, goreng sebentar agar tidak keras), tumis bersama bumbu.
  • Tambahkan sedikit air, garam, gula, dan kaldu jamur. Masak hingga bumbu meresap dan air menyusut, dan angkat ketika matang.
  • Pindahkan ke piring saji, taburi bawang goreng. Nikmati selagi hangat dengan nasi dan lauk lain.

5. Sambal Mangga Kweni

Sambal mangga kweni Lampung, terkenal oleh rasanya yang segar dan dan beraroma harum. Sambal ini terbuat dari cabai rawit, bawang, terasi, dan sedikit garam.

Bahan-bahan:

  • 1-2 buah mangga kweni, yang telah dikupas dan dicincang
  • Cabai rawit merah.
  • Cabai merah keriting.
  • Terasi sangrai atau bakar.
  • Garam secukupnya
  • Gula aren, atau gula merah seperlunya.
  • Penyedap, secukupnya saja.
  • Bawang merah dan putih.
  • Tomat, opsional.

Cara Membuatnya:

  • Ulek hingga halus cabai rawit, cabai merah, terasi bakar, garam, gula aren, dan penyedap.
  • Tambahkan bawang, tomat, masukkan bawang merah, bawang putih. Kemudian ulek kembali hingga rata.
  • Masukkan potongan mangga kweni ke dalam ulekan bumbu. Aduk rata atau ulek kasar hingga mangga agak hancur dan tercampur bumbu.
  • Cicipi sambal dan sesuaikan rasa pedas, manis, asam, dan asinnya.
  • Sambal mangga kweni siap disajikan segera dengan lauk favorit Anda, seperti ikan bakar, ayam goreng, atau lalapan
  • Jika menginginkan sambal mangga kweni yang lebih medok, gunakan buah yang sudah agak matang tapi masih keras. Lalu, jika ingin rasa lebih segar, tambahkan sedikit air perasan jeruk limau.

Diketahui bahwa sejumlah orang lebih menyukai menumis bumbu halus terlebih dahulu sebelum dicampur mangga untuk rasa yang lebih matang.

Nah detikers, itulah ulasan dari sambal khas lampung selain seruit, serta resep cara membuatnya di rumah. Selamat mencoba ya!

Artikel ini ditulis oleh Aldekum Fatih Rajih, peserta magang Prima PTKI Kementerian Agama RI.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Kala Orang Jerman Nyobain Makanan Indonesia di Resto Michelin Star"
[Gambas:Video 20detik]
(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads