Sumatera Selatan

Tempat Penampungan Minyak Mentah Ilegal di Muba Terbakar

Irawan - detikSumbagsel
Selasa, 22 Sep 2026 14:20 WIB
Foto: Polisi melakukan penyelidikan di lokasi penampungan minyak ilegal meledak di Muba (Dok. Polres Muba)
Musi Banyuasin -

Tempat penampungan minyak mentah ilegal di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, terbakar. Dua tedmon berisi sekitar 1.200 liter minyak mentah ilegal hangus dilalap api.

Kebakaran terjadi pada Minggu (20/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Selain dua tedmon berisi minyak mentah, sebanyak 20 tedmon kosong juga ikut terbakar.

Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean mengatakan kebakaran bermula ketika pekerja memindahkan minyak mentah dari tedmon di luar menuju tedmon yang berada di dalam pondok beratap. Jarak kedua lokasi tersebut sekitar 6 meter.

"Untuk kebakaran kemarin siang itu, tidak ada korban jiwa dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan," katanya kepada wartawan, Selasa,(22/9/2026).

Menurutnya, saat proses pemindahan berlangsung, mesin penyedot minyak tiba-tiba mengeluarkan percikan api dari bagian knalpot. Percikan tersebut diduga menyambar material yang mudah terbakar hingga api dengan cepat membesar.

Para pekerja sempat berusaha memadamkan api secara mandiri. Mereka menggunakan 10 unit alat pemadam api ringan (APAR) serta campuran deterjen dan air.

"Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, tepatnya pukul 13.30 WIB," ujarnya.

Hutahaean mengungkapkan tempat penampungan tersebut berada di atas lahan milik ED (43), warga Kecamatan Sanga Desa. Sementara tedmon penampungan diketahui milik RNH (25), warga Kecamatan Babat Toman.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit mesin penyedot yang hangus terbakar, 22 kerangka tedmon yang terbakar, serta sekitar 3 meter selang yang digunakan untuk pemindahan minyak

"Untuk barang bukti di kejadian seperti satu unit mesin sedot yang hangus terbakar, 22 kerangka tedmon yang terbakar, serta tiga meter selang pemindahan minyak yang turut terbakar telah diamankan guna kepentingan penyidikan," ungkapnya.

Dia menambahkan saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mendalami aktivitas penampungan minyak mentah ilegal tersebut.

"Untuk kejadian ini, personel kita masih dalam tahap penyelidikan dan masih mengumpulkan barang bukti lainnya," tutupnya.



Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork