Bengkulu

Polisi Temukan Luka dan Batu di Pakaian Relawan yang Tewas di Bengkulu

Heri Supandi - detikSumbagsel
Rabu, 16 Sep 2026 13:00 WIB
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP Frengki Sirait (Foto: Istimewa)
Bengkulu -

Polisi menemukan luka lebam di wajah Indo Melvi (24), relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai, Kota Bengkulu, yang ditemukan tewas di aliran Sungai Kampung Bahari. Selain itu, petugas juga menemukan batu di pakaian korban.

"Saat diperiksa ada luka lebam bekas benda tumpul, dan ada batu di dalam baju korban saat dievakuasi dari dalam air," kata Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP Frengki Sirait, Rabu (16/9/2026).

Saat ini, kata Frengki, pihaknya masih mendalami temuan luka lebam pada tubuh korban serta batu yang ditemukan di dalam pakaian korban.

Temuan batu tersebut, sambungnya, diduga berkaitan dengan upaya membuat tubuh korban tetap berada di dalam air, namun kepastian mengenai rangkaian kejadian masih menunggu hasil penyidikan dan pemeriksaan medis.

"Masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diamankan. Sekarang untuk status yang diamankan masih diperiksa. Sedangkan untuk hasil autopsi masih menunggu," jelasnya.

Frengki menegaskan penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa orang yang diamankan, menganalisis barang bukti serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban dan menentukan proses hukum selanjutnya.

Diketahui, korban ditemukan di aliran Sungai Kampung Bahari, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, pada Senin (14/9/2026) siang. Korban diketahui berangkat dari kediamannya di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, sekitar pukul 02.30 WIB, tapi tak kunjung datang bekerja.

Keluarga bersama warga lantas melakukan pencarian dengan menyisir jalur yang diduga dilalui korban. Dalam pencarian tersebut, sepeda motor milik korban ditemukan di semak belukar yang berada tidak jauh dari aliran sungai.

Pencarian kemudian dilanjutkan hingga keluarga dan warga menemukan tubuh korban di aliran sungai.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan medis, termasuk visum dan autopsi.



Simak Video "Mendata Hingga Ujung Negeri: Potret Sensus Ekonomi di Wilayah 3T"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork