Polisi Buru Komplotan Pencuri Sawit Tabrak Pekerja Perkebunan di Muratara

Sumatera Selatan

Polisi Buru Komplotan Pencuri Sawit Tabrak Pekerja Perkebunan di Muratara

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Sabtu, 27 Jun 2026 06:30 WIB
Polisi datangi TKP penabrakan komplotan pencuri sawit di Muratara.
Polisi datangi TKP penabrakan komplotan pencuri sawit di Muratara. (Foto: Dok. Polres Rawas Ilir)
Muratara -

Polisi memburu komplotan pencuri sawit yang menabrak seorang pekerja perusahaan sawit bernama Sigit Aditya (33) di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Korban yang merupakan manajer di perusahaan itu mengalami luka parah di bagian kepala hingga tak sadarkan diri

Peristiwa itu terjadi di divisi I kebun kelapa sawit Ketapat Bening Estate (KBE) milik PT London Sumatra (Lonsum) Indonesia, di Desa Air Bening, Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 12.35 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Henry Martadinata membenarkan kejadian itu. Dia menyebut, saat itu korban bersama tiga rekannya, Hendri Kurniawan (sopir), Amri, dan Andre, sedang dalam perjalanan dari kantor menggunakan mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tengah perjalanan, mereka melihat sejumlah orang tengah memuat buah sawit brondolan ke dalam mobil Suzuki Carry pikap warna hitam. Buah sawit tersebut diduga hasil pencurian dari kebun sawit milik PT Lonsum," katanya, Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

Melihat hal tersebut, lanjutnya, korban kemudian berupaya menghentikan dan menegur para pelaku dengan cara memepet dan menghadang mobil pelaku dari depan.

"Korban kemudian turun dari mobil dan mendekati pelaku yang masih berada di dalam kendaraan. Namun, pelaku justru banting setir ke arah kanan, lalu tancap gas hingga menabrak korban," ungkapnya.

Akibatnya, korban tersungkur ke aspal dalam keadaan tidak sadarkan diri. Rekan-rekan korban kemudian membawanya ke Puskesmas Bingin Teluk sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala sebelah kanan serta luka lecet pada jari kelingking tangan kanan. Saat ini korban masih menjalani perawatan inap di RS AR Bunda Lubuklinggau," jelasnya.

Henry menyebut jumlah pelaku belum dapat dipastikan, karena korban dan para saksi tidak menghitung berapa orang yang berada di lokasi.

"Begitu korban mendekati kendaraan, para pelaku langsung melarikan diri usai menabraknya sehingga belum diketahui jumlahnya," terangnya.

Henry mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus mencari kendaraan Suzuki Carry pikap warna hitam yang digunakan saat kejadian.

"Adapun langkah yang telah kami lakukan yakni melakukan olah TKP, menerima laporan pengaduan, mengecek kondisi korban, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan pencarian terhadap pelaku beserta kendaraan yang digunakan," tukasnya.




(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads