Pria di OKU Dibacok Tetangganya, Pelaku Diamankan

Sumatera Selatan

Pria di OKU Dibacok Tetangganya, Pelaku Diamankan

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Minggu, 07 Jun 2026 17:01 WIB
Pelaku pembacokan di OKU saat diamankan polisi
Foto: Pelaku pembacokan di OKU saat diamankan polisi (Dok. Polres OKU)
OKU -

Pria bernama Agus Irawan (36) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus mendapatkan perawatan usai mengalami luka bacok di bagian dada dan bahu. Pelaku, Reki (36) kemudian berhasil diamankan polisi.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Belambangan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 18.20 WIB lalu.

"Sebelum terjadi aksi pembacokan tersebut, korban dan pelaku sebelumnya sudah terjadi kesalahahpahaman dan hendak dimediasi di rumah sekretaris desa setempat," kata Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, Minggu (7/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun setelah dimediasi, tidak ditemukan solusi sehingga suasana tidak terkendali yang mengakibatkan perkelahian antara pelaku dan korban. Pelaku kemudian membacok korban menggunakan senjata tajam jenis parang.

Korban kemudian berlari menyelamatkan diri dan memberi tahu istrinya bahwa dia dibacok oleh pelaku. Korban kemudian dilarikan Puskesmas Pengandonan dan dirujuk ke rumah sakit, sementara pelaku melarikan diri.

ADVERTISEMENT

"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek atau terbuka di bagian bahu dan dada sebelah kiri. Korban dirawat di RS ST Antonio Baturaja dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Pengandonan," kata dia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung bergerak dengan mendatangi TKP dan mencari keberadaan pelaku. Selain itu, petugas juga melakukan upaya persuasif dengan mengimbau keluarga pelaku agar pelaku menyerahkan diri.

"Petugas melakukan upaya persuasif dan upaya tersebut membuahkan hasil, pelaku menyerahkan diri didampingi keluarga ke Polsek Pengandonan," ujarnya.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan sajam jenis parang yang digunakan membacok korban. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads