Remaja di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, berinisial M (18) yang tembak temannya, inisial SH (18) hingga tewas saat sedang live TikTok ditangkap. Saat ini polisi masih mendalami motif terkait kejadian tersebut.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Alhamdulillah, pelaku berhasil diamankan pada hari yang sama sehingga proses hukum dapat segera berjalan," katanya kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan motif dari penembakan itu, sambungnya, masih melakukan penyelidikan.
"(Motif?) Sedang didalami proses penyidikan ya, mas. Terkait update perkembangan nanti kita sampaikan lagi ya," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras pendek jenis revolver, satu buah selongsong, satu buah proyektil, serta pakaian yang digunakan korban saat kejadian.
Eko menegaskan bahwa aspek kepemilikan dan penggunaan senjata api dalam perkara ini menjadi perhatian serius penyidik karena menyangkut keselamatan masyarakat. Seluruh barang bukti telah diamankan guna kepentingan proses pembuktian secara ilmiah dan forensik.
"Kami juga sedang mendalami asal-usul senjata api yang ditemukan di lokasi kejadian. Semua aspek akan diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan proses hukum berjalan secara komprehensif dan transparan," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan berinisial SH (18) tewas, diduga terjebak senjata api (senpi) milik temannya. Saat ini terduga pelaku berinisial M (18) sudah diamankan polisi.
Peristiwa tersebut terjadi di Blok E, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Dari informasi yang di peroleh, saat itu korban dan pelaku sedang berada di sebuah kamar dan sedang melakukan live melalui aplikasi TikTok. Namun, saat pelaku hendak keluar terdengar suara letusan senpi dan korban sudah dalam keadaan tergeletak memegangi dada.
Korban dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban mengalami luka tembak di bagian dada kiri yang menyebabkan korban meninggal dunia.
(csb/csb)











































