Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Palembang, Sumatera Selatan, diduga menjadi korban pengeroyokan setelah dituduh mencuri oleh sekelompok orang. Peristiwa ini terjadi saat korban berhenti di sebuah warung karena ingin buang air kecil usai mengantar penumpang.
Anak korban, Rio Hadi Saputra (22), melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Rabu (25/3/2026). Ia berharap para pelaku segera ditangkap karena ayahnya tidak melakukan pencurian seperti yang dituduhkan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan H M Noerdin Panji, tepatnya di kawasan bengkel tambal ban Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua nya kembali mendatangi Polrestabaes Palembang untuk menanyakan perkembangan, ketika di wawancarai detikSumbagsel pada Jumat (27/3/2026) Pagi Pukul 10.00 WIB, Hadi menuturkan peristiwa yang dialami ayahnya terjadi pada Selasa (25/3/2035), sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan H M Noerdin Panji tepatnya dibengkel tampal Ban Sukajaya Kecamatan Sukarami, Palembang.
Hadi menjelaskan, saat itu ayahnya, Ishariyanto (44), baru saja mengantar penumpang. Setelah selesai, korban berhenti di sebuah warung karena tidak kuat menahan buang air kecil.
"Setelah antar penumpang, ayah saya kebelet mau buang air kecil dan berhenti di salah satu warung," ujar Hadi saat ditemui, Jumat (27/3/2026).
Namun, tiba-tiba seorang sopir truk yang berada di lokasi menuduh korban mencuri. Sopir tersebut kemudian memanggil sejumlah rekannya.
"Langsung dituduh maling, lalu sopir truk itu memanggil teman-temannya dan mereka langsung memukuli ayah saya," katanya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya lebam di kedua mata, luka robek di telinga kanan dan kiri, bibir pecah, serta memar di kepala dan paha.
"Makanya kami datang lagi ke Polrestabes untuk menanyakan perkembangan laporan. Kami berharap pelaku segera ditangkap karena ayah saya tidak mencuri," ujarnya.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tersebut. Petugas memastikan kasus ini akan ditindaklanjuti.
"Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar petugas.
Artikel ini dibuat oleh Desti Wulandari peserta maganghub kemnaker bersertifikat detikcom
(dai/dai)











































