Perkara Pidana yang Jerat Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ditutup

Perkara Pidana yang Jerat Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ditutup

Rumondang Naibaho - detikSumbagsel
Kamis, 26 Feb 2026 07:01 WIB
Alex Noerdin ajukan PK ke PN Palembang.
Foto: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin semasa hidup (Instagram Alex Noerdin)
Palembang -

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB di Jakarta. Alex Noerdin yang merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde, Palembang, Sumatera Selatan itu wafat di usianya 76 tahun. Lalu bagaimana dengan kasusnya?

Dilansir detikNews, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menyebut perkara pidana yang menjerat Alex Noerdin ditutup. Penutupan kasus terhadap tersangka atau terdakwa otomatis dilakukan jika yang bersangkutan meninggal dunia.

"Kalau meninggal secara otomatis kasus pidananya untuk yang bersangkutan tutup demi hukum," kata Anang kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Anang memastikan perkara dugaan korupsi Pasar Cinde yang tengah berjalan di Pengadilan Tipikor PN Kelas IA Palembang akan tetap berjalan. Termasuk perihal penelusuran kerugian negaranya.

"Sedangkan yang lainnya tetap berproses di persidangan. Kalau ada kerugian yang dinikmati yang bersangkutan. Nanti akan diserahkan ke Bidang Datun (JPN) untuk melayangkan gugatan keperdataannya," jelas Anang.

ADVERTISEMENT

Anang menerangkan keterangan Alex untuk terdakwa lain tetap bisa dibacakan sebagai saksi atas izin dari majelis hakim yang memimpin jalannya persidangan.

"Kapasitas beliau jadi saksi atas izin majelis hakim sedapat mungkin dapat dibacakan keterangan dalam BAP dibacakan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (76) meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Jakarta.

"Innalilahi wainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Alex Noerdin pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta," kata juru bicara keluarga Alex Noerdin, Okta Alfarisi, Rabu (25/2).




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads