Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) terus menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Tak hanya ke sejumlah titik distribusi, tapi juga dalam program gerakan pasar murah di Kota Palembang.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumsel Babel Mersy Windrayani mengatakan keikutsertaan program pasar murah merupakan upaya membantu masyarakat mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau.
"Saat Ramadan, permintaan bahan pokok biasanya meningkat. Karena itu, Bulog ingin memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh beras dengan harga terjangkau. Beras SPHP dijual di pasar murah seharga Rp 57.000 per kemasan 5 kg," ujar Mersy, Kamis (19/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pelaksanaan pekan pertama, gerakan pasar murah digelar di Kecamatan Ilir Barat (IB) II pada 18 Februari, Kecamatan Bukit Kecil pada 19 Februari, dan Kecamatan Ilir Timur (IT) I pada 20 Februari.
Di samping itu, pihaknya juga membuka di halaman kantor Perum Bulog di 8 Ilir, pada hari yang sama dengan gerakan pasar murah. Pada masing-masing titik, Bulog menyiapkan 2 ton beras SPHP.
"Total, yang Bulog siapkan untuk pasar murah pada pekan pertama Ramadan ini sebanyak 12 ton beras SPHP. Sedangkan untuk realisasi SPHP, per 18 Februari 2026 sudah tercapai 31.070 ton di Sumsel dan Babel," terangnya.
Bulog memastikan pasokan beras yang disiapkan dalam kegiatan ini mencukupi kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi. Program ini juga menjadi bagian upaya Bulog menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi daerah, khususnya pada saat hari besar keagamaan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan kegiatan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya. Bulog mengajak warga berbelanja bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
(dai/dai)











































