TPID Sumsel Siapkan Operasi Pasar Tekan Inflasi Jelang Ramadan

Sumatera Selatan

TPID Sumsel Siapkan Operasi Pasar Tekan Inflasi Jelang Ramadan

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Sabtu, 31 Jan 2026 15:31 WIB
TPID Sumsel Siapkan Operasi Pasar Tekan Inflasi Jelang Ramadan
Foto: Ilustrasi inflasi (Shutterstock)
Palembang -

Kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang Ramadan kembali menjadi perhatian. Fenomena ini dinilai sebagai siklus tahunan yang kerap terjadi saat permintaan meningkat selama bulan puasa.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi memicu inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mulai menyiapkan sejumlah langkah pengendalian harga menjelang Ramadan.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, Bambang Pramono mengatakan inflasi pada periode Ramadan diperkirakan tetap terjadi,meski dalam kenaikan yang relatif terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inflasi saat Ramadan pasti ada,namun kenaikannya diperkirakan tipis,"ujar Bambang,Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, TPID telah menyusun berbagai strategi untuk menjaga stabilitas harga, di antaranya dengan menggelar operasi pasar murah selama satu bulan penuh selama Ramadan. Selain itu, pengawasan langsung ke pasar juga akan terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

"Kami akan melakukan sidak pasar untuk memastikan pasokan dan ketersediaan pangan," ujarnya.

Bambang menjelaskan, apabila dalam inspeksi ditemukan adanya keterbatasan stok bahan pangan, pemerintah provinsi bersama TPID akan segera berkoordinasi melalui skema Kerja Sama Antar Daerah (KAD).

"Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan bahan pokok tetap aman dan mencegah lonjakan harga," ujarnya.

Bambang menegaskan, secara mekanisme pasar, kenaikan harga biasanya terjadi ketika permintaan meningkat sementara stok terbatas. Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga yang signifikan.

"Mulai Februari ini operasi pasar akan dimulai. Kami juga akan memetakan komoditas mana saja yang perlu ditekan harganya, melakukan sidak, serta menjalankan KAD," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sumatra Selatan, Edward Chandra, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga selama Ramadan mendatang.

"Pemprov berkomitmen menjaga stabilitas inflasi serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.

Dia menambahkan, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat untuk memantau pergerakan harga di pasar dan mengambil langkah cepat apabila terjadi lonjakan yang tidak wajar.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads